Wilayah Perumahan Rawan DBD, Penyebabnya Rumah Kosong dan Sampah

Kecamatan Mapanget jadi salah satu wilayah terbanyak penderita DBD. Banyak pasien berasal dari wilayah perumahan

Wilayah Perumahan Rawan DBD, Penyebabnya Rumah Kosong dan Sampah
Tribun manado/Arthur Rompis
Perawat menangani pasien DBD di RSUP Prof Kandou 

Wilayah Perumahan Rawan DBD, Penyebabnya Rumah Kosong dan Sampah

TRIBUN MANADO.CO.ID, MANADO - Kecamatan Mapanget jadi salah satu wilayah terbanyak penderita DBD.
Pengamatan tribunmanado.co.id, Rabu (9/1/2019), banyak pasien berasal dari wilayah perumahan.

Untuk Perumahan GPI saja, pasien DBD mencapai 9 orang.
Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan kala mengunjungi para korban pada Rabu siang di ruang Irina E RSUP Prof Kandou Manado, setelah berdiskusi dengan dokter, menyimpulkan bila banyak rumah yang kosong sebagai penyebab munculnya wabah DBD.

"Mungkin ditinggalkan pemiliknya liburan," kata dia.

Mor meminta agar diadakan kerja bakti membersihkan lingkungan.

Dia memerintahkan kepala lingkungan mengkoordinir pembersihan itu. Seorang pasien lain yang
diwawancarai tribunmanado.co.id menyebutkan penyebab lain.

"Wilayah kami ada sebuah tempat yang jadi TPA dadakan, sampahnya tidak diangkat angkat dan penuh nyamuk, " katanya. (art)

Baca: Demam Berdarah Membunuh 74 Orang: 5 Tahun Terakhir 6.130 Kasus DBD

Baca: Pemkot Manado Kaji Status Kejadian Luar Biasa DBD, Mor: Jangan Tunggu Fogging, Bersihkan Lingkungan

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved