Oce Keluhkan Karcis Ilegal di Pasar Ambang

Karcis ilegal tersebut ditagih oleh oknum. Penagihan dilakukan secara paksa. Kalau tidak diberi, jualan akan dibongkar.

Oce Keluhkan Karcis Ilegal di Pasar Ambang
ISTIMEWA
Bupati sehan landjar menyampaikan sambutan saat meresmikan pasar Modayag. 

Oce Keluhkan Karcis Ilegal di Pasar Ambang

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pedagang Pasar Ambang Purworejo, Kecamatan Modayag, datangi Kantor DPRD Bolaang Mongondow Timur, Kamis (10/1).

Kedatangan perwakilan pedagang Pasar Ambang Purworejo, untuk keluhkan masalah adanya karcis ilegal yang beredar di pasar setiap minggu.

"Karcis ilegal tersebut ditagih bervariatif mulai dari Rp2 ribu hingga Rp20 ribu," ujar Oce Worang (43), pedagang.

Kata dia, karcis ilegal tersebut ditagih oleh oknum. Penagihan dilakukan secara paksa. Kalau tidak diberi, jualan akan dibongkar.

Lanjut dia, karcis legal yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Boltim Rp1500. Itu kadang-kadang tidak berjalan, karena karcil ilegal terlebih dulu.

"Saya minta Pemerintah Boltim, untuk segera menindak oknum tersebut, sebab sudah meresahkan masyarakat," ujar dia lagi.

Sekretaris Dinas PerindagKop, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Mat Sunardi mengatakan, mandor yang menagih di Pasar Ambang Purworejo sesuai SK Bupati Boltim, atas nama Ramadan

"Hanya satu mandor di pasar itu yakni Ramadan, tidak ada mandor lain. Kami tetap akan memangil mandor, untuk minta penjelasan," ujar Mat Sunardi.

Pedagang di pasar tersebut berjumlah 300 lebih orang.Karcis yang beredar tertera Rp1500 itu yang sah.

Di luar itu ilegal.

Anggota DPRD Boltim, Sehan Mokoagow mengatakan, akan memangil hearing Dinas Perindagkop dan UKM serta oknum penagih.

"Kami akan segera menyelesaikan masalah ini, agar cepat selesai," ujar Sehan Mokoagow.

Sehan menambahkan, setelah melihat karcis tersebut memang bukan dari Dinas Perindagkop dan UKM.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved