Masjid Raya Baitul Makmur Kotamobagu Dapat Suntikan Dana Pembangunan Rp 6 Milliar

Usulan yakni akan kita bongkar itu ada bangunan tepat pintu utama MRBM. Akan dibongkar karena kita memperhatikan dari segi estetika

Masjid Raya Baitul Makmur Kotamobagu Dapat Suntikan Dana Pembangunan Rp 6 Milliar
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) Kotamobagu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pemerintah Kota Kotamobagu kembali menganggarkan dana untuk melanjutkan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM).

Pada tahun ini Pemkot Kotamobagu akan menyuntik dana sebesar Rp 6,6 milliar.

"Kemarin rapat persiapan lanjutan. Tahun ini kita menganggarkan Rp 6,6 miliar untuk lanjutan finishing MRBM," ujar Adin Mantali, Kepala Bagian Kesra Setda Kotamobagu kepada Tribun Manado, Kamis (10/1/2019).

Lanjut Adin, anggaran Rp 6 milliar tersebut khusus untuk pembangunan lanjutan fisik.

"Terdiri dari basement, taman dan finishing untuk koridor depan dan bawah," jelas dia.

Baca: Faradila Kawulusan Setuju Masjid Raya Baitul Makmur Kotamobagu Jadi Wisata Religi

Baca: Wujud Nyata Yubileum, Umat Katolik Kotamobagu Kerja Bakti di Masjid Raya Baitul Makmur

Baca: 16 Miliar Dikucur untuk Rampungkan Gedung Masjid Raya Baitul Makmur Kotamobagu

Adin mengatakan rencananya ada bagian yang akan dibongkar dari bangunan yang sudah ada.

"Usulan yakni akan kita bongkar itu ada bangunan tepat pintu utama MRBM. Akan dibongkar karena kita memperhatikan dari segi estetika, agar pandangan dari jalan raya bisa langsung ke arah dalam masjid," jelas Adin.

Namun, hal tersebut masih akan dikoordinasikan lagi dengan instansi terkait.

"Kita masih akan berkoordinasi dengan Bagian Aset. Masih dalam konstruksi pengerjaan. Sementara dikaji dan dalam waktu dekat akan ada hasilnya," kata dia.

Adin mengatakan untuk pembangunan masih menunggu hasil perencanaan.

"Sementata proses persiapan untuk diajukan lelang. Nanti ada konsultan pengawas. Setelah ada hasil perencanaan baru kita lelang fisik. Kurang lebih waktu pembangunan yakni 75 sampai 100 hari," ujar Adin. (*)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved