Seorang IRT di Walian Sering Dianiaya Suami, Akhirnya Lari ke Polisi

Perempuan itu meminta perlindungan polisi karena merasa ketakutan saat berada di rumah. Aniaya ia terima kala suami sedang emosi.

Seorang IRT di Walian Sering Dianiaya Suami, Akhirnya Lari ke Polisi
ISTIMEWA
Tim Unit Reaksi Cepat Polres Tomohon mengamankan Risman yang dilaporkan istrinya atas kasus penganiayaan, Selasa (8/1/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - SM alias Seske, warga Kelurahan Walian Lingkungan X, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, akhirnya melangkahkan kakinya ke Mapolres Tomohon, Selasa (8/1/2019).

Perempuan 41 tahun itu sudah tak tahan dengan perlakuan suaminya, RP alias Risman (39), yang ringan tangan.

Atas laporan itu, Tim Unit Reaksi Cepat Polres Tomohon yang dipimpin Bripka Yanny Watung, langsung mencari Risman di rumahnya.

Lelaki itu ditangkap sekitar pukul 19.30 Wita dan dibawa ke Mapolres Tomohon.

Kepada polisi, Seska mengaku sering dianiaya suaminya hingga bengkak dan memar.

Baca: Swara Parangpuan Sebut Modus KDRT Umumnya Karena Selingkuh

Baca: Kapolres Bolmong Pastikan Kasus KDRT ‘Setrika Menempel di Wajah’ Diproses Hukum

Perempuan itu meminta perlindungan polisi karena merasa ketakutan saat berada di rumah. Aniaya ia terima kala suami sedang emosi.

"SPKT telah menerima laporan dari istri terduga, kemudian telah diserahkan kepada piket reskrim untuk proses lanjut," kata Watung.

Tidak boleh diam

Nur Hasanah dari Lembaga Swadaya Masyarakat Swara Parangpuan mengatakan, idealnya dalam rumah tangga terbangun komunikasi yang baik antara suami dan istri.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved