Samsung

Samsung Perlihatkan Masa Depan Terkoneksi di CES 2019

Samsung memperlihatkan masa depan hidup yang terkoneksi untuk konsumen di mana pun mereka berada.

Samsung Perlihatkan Masa Depan Terkoneksi di CES 2019
ISTIMEWA
Dave Das, Senior Vice President Samsung Electronics America, memperkenalkan Samsung QLED 8K 98 inci. 

 TRIBUNMANADO.CO.IDSamsung Electronics Co., Ltd.  mengumumkan bagaimana investasi dan kepemimpinannya dalam AI, IoT, dan teknologi 5G akan digunakan sebagai fondasi visinya untuk mewujudkan Connected Living.

Samsung juga menampilkan platform robotik masa depan yang didukung AI, yang dapat digunakan untuk mengatur aktivitas sehari-hari, seperti membantu para lansia mengatur rutinitas kesehatan mereka secara mandiri.

 “2019 adalah ulang tahun ke-50 Samsung Electronics, dan selama lima dekade terakhir, kami selalu berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang bermakna untuk konsumen di mana pun mereka berada,” ucap HS Kim, President and CEO of Consumer Electronics Division, Samsung Electronics dalam rilisnya. “Di tahun 2019, kami membawa hal-hal ini ke level berikutnya, dan memanfaatkan kepemimpinan kami di industri untuk merealisasikan visi Hidup Terkoneksi,” tambah Kim.

Untuk mewujudkan filosofi Connected Living, Samsung menggarap Intelligence of Things – IoT, 5G, dan AI yang bekerja antar perangkat, untuk menghasilkan pengalaman connected living yang mulus.

Sejak menyatukan aplikasi SmartThings dan memperkenalkan SmartThings Cloud, ekosistem SmartThings telah berkembang secara signifikan. Jumlah pengguna SmartThings yang terdaftar tumbuh 220 persen dan pemasangan aplikasi tumbuh 61 persen. Jumlah partner yang berpartisipasi dalam ekosistem ini juga bertumbuh 44 persen.

Kini, konsumen dapat menikmati pengalaman SmartThings dengan perangkat dari merk global terkemuka seperti Amazon, Google, Bose, Sylvania, and Plume.

Samsung memanfaatkan kepemimpinannya dalam telekomunikasi untuk melakukan langkah besar dalam membawa konektivitas 5G kepada konsumen. Samsung adalah pemegang paten ETSI (European Telecommunication Standards Institute) nomor satu, dengan mendaftarkan lebih dari 2000 paten dasar 5G per November 2018.

John Harrington, Senior Vice President  Samsung Electronics America dan  Yoon Lee, Senior Vice President  Samsung Electronics America, mendemonstrasikan Samsung Family Hub dengan kemampuan AI dan IoT yang diperbarui dalam konferensi pers Samsung di CES 2019.
John Harrington, Senior Vice President Samsung Electronics America dan Yoon Lee, Senior Vice President Samsung Electronics America, mendemonstrasikan Samsung Family Hub dengan kemampuan AI dan IoT yang diperbarui dalam konferensi pers Samsung di CES 2019. (ISTIMEWA)

Samsung juga merupakan perusahaan pertama di dunia yang memperoleh persetujuan FCC untuk peralatan komersial 5G. Samsung mendukung komersialisasi network di 5G rumah dan mobile dengan provider-provider USA terkemuka dan 3 provider mobile di Korea, dengan percobaan tambahan yang sedang berjalan di Eropa dan Asia. Samsung juga berkomitmen untuk meletakkan kekuatan 5G dalam tangan konsumen, dengan smartphone 5G yang akan dihadirkan pada paruh pertama 2019.

Samsung meyakini bahwa AI paling berguna ketika AI membantu menyederhanakan dunia yang kompleks. Untuk mencapai ini, Samsung membangun tujuh Global AI Centers, dan memasukkan teknologi unik ini ke dalam rangkaian produk dan jasanya.

Dan untuk memastikan Samsung bekerja dengan orang-orang terbaik dalam bidangnya, Samsung NEXT dan Samsung Strategy and Innovation Center (SSIC) telah berinvestasi dalam lebih dari 20 startup yang terkait dengan AI dalam lima tahun terakhir.

Halaman
1234
Penulis: Herviansyah
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved