Perayaan Natal Kodam XIII/Merdeka Mayjen Aritonang Sampaikan Semangat Kasih Setia

Pangdam dalam sambutannya mengatakan, kegiatan keagamaan mampu menggali hikmat dan hakikat Natal dan tidak dijadikan kegiatan seremonial belaka.

Perayaan Natal Kodam XIII/Merdeka Mayjen Aritonang Sampaikan Semangat Kasih Setia
ISTIMEWA
Pangdam Mayjen TNI Tiopan Aritonang bersama Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina memasang lilin pada perayaan Natal bersama keluarga besar TNI di Makodam, Jalan 14 Februari, Teling Atas, Manado, Rabu (9/1/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kodam XIII/Merdeka menggelar perayaan Natal bersama di Aula Grhadhika Jayasakti, Makodam, Jalan 14 Februari, Teling Atas, Wanea, Rabu (9/1/2019).

Perayaan Natal bertema “Jadikanlah hikmat Natal tahun 2018 sebagai perwujudan profesionalitas prajurit dan PNS TNI untuk rakyat”.

Pangdam Mayjen TNI Tiopan Aritonang mengajak, melalui tema Natal Tahun 2018 agar bersama-sama menetapkan hati, pikiran dan perilaku, berdisiplin dalam hidup sehari-hari, meneladani setiap nilai moral dan sikap dari Sang Juru Selamat.

Ibadah perayaan Natal dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pendeta Dr Hein Arina Mth.

Tampak hadir Kepala Staf Kodam, Komandan Korem 131/Santiago, Irdam, Kapok Sahli Pangdam, para asisten dan kabalak, serta LO AL dan LO AU, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, dan undangan lainnya.

Baca: Polda Sulut dan Kodam Merdeka Solid Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Pangdam dalam sambutannya mengatakan, kegiatan keagamaan mampu menggali hikmat dan hakikat Natal dan tidak dijadikan kegiatan seremonial belaka.

Pangdam Mayjen TNI Tiopan Aritonang diabadikan bersama para undangan dalam perayaan Natal bersama keluarga besar Kodam XIII/Merdeka di Aula Grhadhika Jayasakti, Makodam, Jalan 14 Februari, Teling Atas, Manado, Rabu (9/1/2019).
Pangdam Mayjen TNI Tiopan Aritonang diabadikan bersama para undangan dalam perayaan Natal bersama keluarga besar Kodam XIII/Merdeka di Aula Grhadhika Jayasakti, Makodam, Jalan 14 Februari, Teling Atas, Manado, Rabu (9/1/2019). (ISTIMEWA)

“Satu hal yang harus selalu kita perhatikan dalam setiap perayaan kegiatan keagamaan adalah kemampuan menggali dan mempelajari hikmat dan hakikat dari perayaan itu sendiri. Tanpanya, perayaan ini hanyalah sekadar kegiatan seremonial, tanpa arti dan makna bagi kita semua,” kata Pangdam.

Dikatakan Pangdam, sukacita kasih Tuhan bagi umat manusia dengan kelahiran Yesus Kristus merupakan tanda kasih setia yang diberikan Tuhan.

Natal Yesus Kristus bagi umat Kristiani adalah perayaan sukacita karena kasih Tuhan kepada umat manusia.

Melalui peristiwa kelahiran Yesus Kristus menjadi tanda bahwa umat Kristiani merasakan kasih setia dari Tuhan.

Pangdam menyampaikan, bahwa dengan kehadiran Natal bisa dijadikan refleksi bagi kehidupan bermasyarakat.

Baca: Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang Serahterimakan 10 Jabatan

“Oleh karena itu, semangat Natal harus menjadi refleksi bagi kita semua dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, guna mewujudkan TNI yang profesional dan dicintai oleh rakyat,” jelasnya.

Aritonang mengajak untuk bersama-sama menetapkan hati dan pikiran untuk berdisiplin dalam kehidupan sehari-hari serta meneladani Sang Juru Selamat. (*)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved