Kasus Keracunan Mie Langowan, BBPOM Belum Keluarkan Hasil Uji Laboratorium

Pengujian mikrobiologi tidak bisa hanya sehari, karena kumannya harus dibiakkan dan perlu inkubasi.

Kasus Keracunan Mie Langowan, BBPOM Belum Keluarkan Hasil Uji Laboratorium
tribun manado
Kadis Perdagangan Kabupaten Minahasa, Moudy Lontaan mengunjungi pasien keracunan makanan di RSUD Noongan, Kamis (3/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Balai Besar Pegawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Manado hingga saat ini masih sementara menguji laboratorium sampel mie (KBBI: mi) yang menjadi penyebab keracunan warga Langowan, Minahasa, beberapa hari lalu.

"Belum ada hasilnya," ujar Agung, personel BBPOM Manado, Rabu (9/1).

BBPOM Manado tak memberi pernyataan lebih soal perkembangannya dan mengarahkan konfirmasi ke dinas kesehatan terkait perkembangan uji lab.

"Kalau di balai sementara uji lab sampel yang dimasukkan Dinas Kesehatan. Silakan konfirmasi ke dinkes terkait perkembangannya nanti," jelasnya.

Sebanyak 26 orang dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Noongan dan 43 orang lainnya dirawat di RS Budi Setia Langowan, Kabupaten Minahasa, Rabu (2/1/2019).

Baca: Seriusi Kasus Keracunan Mie, Polsek Langowan Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Baca: Penjual Mie Basah: Saya Tidak Menambah Bahan Lain dalam Produk Kami

Total ada 110 warga Langowan yang diduga keracunan mie basah atau bakso saat hari kedua Tahun Baru.

Sebelumnya Kepala BBPOM Dra Sandra MP Lithin Apt MKes menjelaskan, pihaknya akan menguji secara mikrobiologi dan kimia sampel mie yang dibawa.

Ia menambahkan, pengujian mikrobiologi tidak bisa hanya sehari, karena kumannya harus dibiakkan dan perlu inkubasi.

Pihaknya berjanji akan menyampaikan hasil uji laboratorium secara satu pintu melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Dari kasus tersebut Polsek Langowan telah menyegel atau memasang police line (garis polisi) pada kios mie milik keluarga Tulangow-Tabaluyan, pabrik mie mentah di Jaga I, Desa Amongena Dua atau kompleks pasar lama Langowan.

Baca: 7 Fakta Baru Warga Keracunan Mi Basah di Langowan, Jumlah Korban hingga Penjual Jadi Tahanan Rumah

Baca: Ratusan Warganya Jadi Korban Keracunan Mie, Ini Penegasan Bupati Royke Roring

Para pasien merupakan konsumen yang membeli mi dari kios tersebut dan ada juga yang mengonsumsi mi dari pihak kedua.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh Dinkes Minahasa dan Dinas Perdagangan Minahasa, penyidik Polsek Langowan langsung memasang police line. (*)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved