Polres Minsel Terjunkan Tim Dalami Kasus Penganiayaan di Perkebunan Desa Tumani

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minahasa Selatan menurunkan tim penyidiknya untuk mendalami kasus penganiayaan

Polres Minsel Terjunkan Tim Dalami Kasus Penganiayaan di Perkebunan Desa Tumani
Istimewa
Polres Minsel mendalami kasus penganiayaan 

Polres Minsel Terjunkan Tim Dalami Kasus Penganiayaan di Perkebunan Desa Tumani

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minahasa Selatan menurunkan tim penyidiknya untuk mendalami kasus penganiayaan yang terjadi di area Perkebunan Desa Tumani, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan.

Terpantau sejumlah personel penyidik Sat Reskrim Polres Minsel melakukan kegiatan pemeriksaan terhadap beberapa warga yang menjadi saksi atas kejadian penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut.

Kegiatan pemeriksaan dilakukan di Markas Polsek Tompasobaru, Rabu (02/1/2019), diawasi Kasat Reskrim AKP Polres Minahasa Selatan Arie Prakoso dan Kaur Bin Opsnal Sat Reskrim Ipda Lukyta.

“Penyidik Polres Minsel akan menindaklanjuti kasus penganiayaan ini dengan terus melakukan upaya penyelidikan dan mencari pelaku lain yang terindikasi terlibat dalam kasus ini,” ungkap Kasat Reskrim.

Baca: Dua Warga di Pinonobatuan Induk Terluka Sajam, Ini Komentar Kasat Reskrim Polres Kotamobagu

Baca: Malam Perpisahan Tahun, Satu Kasus Penganiayaan Terjadi di Kotamobagu

Ditambahkan Kasat, kegiatan penyelidikan ini dilakukan pihaknya dengan melakukan pengembangan kasus melalui pengumpulan keterangan saksi serta barang bukti.

Seperti diberitakan kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi pada Sabtu malam (29/12/2018) sekitar pukul 21.00 wita di lokasi Perkebunan Toliang, Desa Tumani, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan, sebagaimana temuat dalam laporan polisi nomor LP/82/XII/2018/Sek Tpsb.

“Kami terus berupaya mengungkap tuntas kasus penganiayaan ini. Sudah ada yang ditetapkan tersangka, dan yang bersangkutan telah ditahan. Beberapa warga lain yang kami periksa hanya berkapasitas sebagai saksi. Untuk barang bukti yang kami amankan yaitu sajam jenis cakram, samurai dan tombak. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini pada pihak kepolisian,” tutup AKP Arie.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved