Ini Risiko Kesehatan Jika Terlalu Banyak Makan Kedelai dan Olahannya

Mengonsumsi protein kedelai dalam dosis tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama tampaknya tidak aman.

Ini Risiko Kesehatan Jika Terlalu Banyak Makan Kedelai dan Olahannya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kedelai menjadi makanan andalan, terutama jika Moms ingin hidup sehat.

Banyak makanan olahan kedelai yang memberikan manfaat, dan menjadi idola para vegetarian.

Seperti tahu, tempe, dan susu kedelai.

Namun, mengonsumsi protein kedelai dalam dosis tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama tampaknya tidak aman.

Efek sampingnya hanyalah dampak negatif yang mungkin dan dapat dihindari dengan membatasi konsumsi.

1. Mempengaruhi kesuburan perempuan

Sebuah penelitian yang dilakukan di Brasil pada 2009 membuktikan kedelai berdampak pada sistem reproduksi perempuan.

Oleh karena itu, penting untuk tetap memeriksa konsumsi kedelai ketika Moms merasa sulit hamil.

Perempuan yang menggunakan protein kedelai yang dimodifikasi secara genetik berisiko lebih tinggi terkena menstruasi retrograde.

Dalam kasus seperti itu, mereka akan mengalami penghentian siklus menstruasi.

Halaman
1234
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved