Perasaan Kepanasan Tak Selalu Karena Menopause, Ini Penyebabnya

Hot flashes alias perasaan kepanasan dianggap sebagai salah satu gejala umum yang dialami wanita sebagai bagian dari menopause dan perimenopause.

Perasaan Kepanasan Tak Selalu Karena Menopause, Ini Penyebabnya
NAKITA
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hot flashes alias perasaan kepanasan dianggap sebagai salah satu gejala umum yang dialami wanita sebagai bagian dari menopause dan perimenopause.

Namun, ini bukan satu-satunya penyebab yang mungkin.

Padahal, mereka sebenarnya bisa terjadi pada usia berapa pun dan bahkan memengaruhi pria.

Menurut definisi, 'flashes' adalah perasaan hangat yang menyelimuti wajah, leher, dan dada.

Ini juga disertai dengan keringat berlebih, kulit memerah, detak jantung meningkat, dan akhirnya, perasaan dingin.

Berikut beberapa pemicu yang mungkin (selain menopause) termasuk tips tentang bagaimana seseorang bisa menghadapinya.

1. Kelebihan berat badan

Apakah Moms mengalami kenaikan berat badan baru-baru ini?

Para ahli menyarankan mereka yang memiliki massa tubuh lebih tinggi mungkin lebih rentan terhadap hot flash dalam hal frekuensi dan tingkat keparahannya.

Wanita yang "kelebihan berat badan dan bermasalah dengan hot flash mungkin dapat mengurangi ketidaknyamanan mereka melalui diet dan olahraga," kata Alison J. Huang, asisten profesor di University of California San Francisco.

Halaman
123
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved