Daftar Makanan yang Baiknya Dihindari Saat Hamil!

Banyak literatur menyebutkan bahwa makanan yang dikonsumsi ibu hamil akan mempengaruhi kesehatan sang janin.

Daftar Makanan yang Baiknya Dihindari Saat Hamil!
Internet
Ilustrasi ibu hamil saat sedang memasak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak literatur menyebutkan bahwa makanan yang dikonsumsi ibu hamil akan mempengaruhi kesehatan sang janin.

Oleh karena itu, dokter biasanya tidak merekomendasikan diet-diet tertentu ketika hamil, misalnya diet vegan.

Sebab, protein hewani biasanya sangat dianjurkan pada saat kehamilan ini.

Moms mungkin juga membutuhkan protein tambahan, dan mungkin juga perlu mengonsumsi suplemen vitamin B12 dan D.

Untuk memastikan bahwa Moms dan janin menerima nutrisi yang cukup, konsultasikan dengan ahli gizi tentang diet yang sesuai.

Celakanya, selama kehamilan Moms mungkin akan merasakan ngidam. 

Beberapa ibu hamil menginginkan konsumsi makanan pedas, bahkan junk food.

Namun apakah makanan di atas boleh dikonsumsi selama kehamilan ya Moms

Ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran memang harus pantang makan pedas, karena makanan pedas akan merangsang rasa mulas.

 
Gejala mulas ini akan menimbulkan kontraksi di dalam rahim, hingga risiko keguguran bisa meningkat.

Selain itu, ibu hamil yang rutin mengonsumsi junk food dalam porsi banyak selama hamil memiliki kemungkinan melahirkan anak dengan kecenderungan berat badan berlebih.

Jadi konsumsi junk food dan makanan pedas saat kehamilan baiknya dihindari.

Penting juga untuk menghindari penyakit yang ditularkan melalui makanan.

Penyakit tersebut seperti listeriosis dan  toksoplasmosis, yang dapat menyebabkan cacat lahir atau keguguran.

Makanan yang harus dihindari untuk menghindari penyakit tersebut termasuk:

 - Keju lunak, tidak dipasteurisasi (sering diiklankan sebagai "segar") seperti feta, kambing, Brie dan Camembert.

- Susu, jus, dan sari apel kemasan yang tidak dipasteurisasi.

- Telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah, termasuk mousse dan tiramisu.

-  Daging mentah atau setengah matang (termasuk ikan dan kerang).

- Ikan yang tinggi merkuri, termasuk hiu, ikan pedang, king mackerel, atau tilefish. 

Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved