Tim PLN Siaga Natal-Tahun Baru Kerja Ekstra, Tangani Gangguan Listrik Akibat Cuaca Ekstrim di Sulut

Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin melanda wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo dalam beberapa hari ini

Tim PLN Siaga Natal-Tahun Baru Kerja Ekstra, Tangani Gangguan Listrik Akibat Cuaca Ekstrim di Sulut
Humas PLN Suluttenggo
Pohon tumbang menimpa jaringan distribusi listrik terjadi di sejumlah titik di Manado akibat cuaca buruk Kamis-Jumat (27-28/12/2018). 

Tim PLN Siaga Natal dan Tahun Baru, Tangani Gangguan Listrik Akibat Cuaca Ekstrim di Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin melanda wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo dalam beberapa hari ini.

Hal ini menyebabkan banyaknya pohon yang menimpa jaringan listrik PLN.

Sedikitnya ada 28 penyulang dari total 54 penyulang di Sulawesi Utara mengalami gangguan disebabkan pohon roboh maupun tanah longsor selang Kamis-Jumat (27-28/12/2018)

Baca: Akhirnya, Cap Tikus Minsel Legal, Berpita Cukai dan Kemasan Menarik Mulai Dijual di Bandara Samrat

 

Baca: Detik-detik Evakuasi 93 Turis Tiongkok yang Terjebak Berjam-jam di Pulau Lihaga oleh Kapal Bakamla

Sedangkan di sistem kelistrikan Gorontalo terdapat 3 penyulang dari total 27 penyulang yang mengalami gangguan.

Akibatnya sejumlah daerah di Kabupaten Pohuwato , Boalemo, Gorontalo, Gorontalo utara dan Bone bolango turut mendapat dampak padam yang disebabkan cuaca ekstrim.

Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo, Jantje Rau mengatakan, petugas Siaga Natal dan Tahun Baru PLN UIW Suluttenggo melakukan langkah cepat penormalan gangguan yang disebabkan cuaca ekstrim tersebut.

Baca: 3 Pasutri di Sulut Tewas di Hari yang Sama, Berikut Fakta-faktanya dan Penyebabnya

 

Baca: Cara Hapus Akun Facebook Tanpa Kehilangan Foto dan Kontak

"Sejak Kamis malam sudah 25 penyulang sudah dinormalkan," ujar Rau dalam rilis ke Tribun Manado, Jumat (28/12/2018).

Ia menjelaskan, di Kota Manado, Gorontalo, Tomohon, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan dan Kota Bitung sudah kembali normal.

Namun masih terdapat sejumlah 6 penyulang yang melalui jalur hutan pada saat ini masih dalam proses penormalan.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan, saat ini hujan disertai angin masih terjadi namun petugas kami tetap siaga melakukan penormalan di lokasi-lokasi yang terkena dampak padam yang disebabkan oleh pohon tumbang. Kami memohon doa dan support agar proses penormalan tersebut dapat berjalan cepat dan lancar serta aman," kata Rau.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved