Polsek Tenga Bekuk Pelaku Penganiayaan di Desa Pakuweru Utara

Penganiayaan secara bersama-sama ini terjadi di depan gereja GMIM Betlehem, Sidate, Desa Pakuweru Utara.

Polsek Tenga Bekuk Pelaku Penganiayaan di Desa Pakuweru Utara
Istimewa
Randi (28) diamankan personel gabungan Polsek Tenga, Kamis (27/12/2018). 

Polsek Tenga Bekuk Pelaku Penganiayaan di Desa Pakuweru Utara

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Randi (28) warga Desa Pakuweru Utara, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, tak berkutik saat dijemput personel gabungan Polsek Tenga, Kamis (27/12/2018).

Ia diamankan selaku tersangka dalam kasus tindak pidana penganiayaan terhadap korban Olfi Kiwol warga Desa Tenga.

Penganiayaan secara bersama-sama ini terjadi di depan gereja GMIM Betlehem, Sidate, Desa Pakuweru Utara.

Baca: Pasutri di Singkil Satu Tewas Tersengat Aliran Listrik, Berawal dari Pebaiki Seng yang Tertiup Angin

 

Baca: Kebakaran 1 Rumah di Maliku, Nyawa Pasutri Yance - Margotje Tak Terselamatkan

 

Korban yang saat itu sedang datang berkunjung ke sanak keluarganya di desa setempat dan dianiaya oleh tersangka.

“Saat itu korban sedang bersilaturahmi di rumah sanak keluarganya di Desa Pakuweru Utara. Saat melintas di depan gereja GMIM Betlehem, korban berjabatan tangan dengan tersangka tiba-tiba korban langsung dikeroyok oleh tersangka dan teman-temannya,” terang Kapolsek.

Akibatnya korban mengalami luka lebam dibagian kepala dan serta luka memar di wajah. “Korban telah dibawah ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, sementara untuk tersangka telah kami jemput untuk diamankan guna proses penyelidikan dan penyidikan,” tutup Kapolsek.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved