Bank Pacu Transaksi QR Code Tahun Depan

Industri perbankan terus menggeber transaksi lewat teknologi quick response (QR) code.

Bank Pacu Transaksi QR Code Tahun Depan
kontan
Ilustrasi menghitung dolar AS dan rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Industri perbankan terus menggeber transaksi lewat teknologi quick response (QR) code. Kini sejumlah bank yang sudah mengantongi izin pembayaran QR Code dari Bank Indonesia (BI) bisa meraup transaksi

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan, nilai transaksi pembayaran dengan teknologi QR Code sebesar Rp 600 miliar sejak diluncurkan pada akhir 2017 hingga November 2018. General Manager Divisi E-Banking BNI Anang Fauzi mengatakan, transaksi ini berhasil dihimpun lewat lebih dari 300.000 rekanan atau merchant.

Layanan QR Code di BNI berada di aplikasi digital banking yang dibanderol dengan brand You all payment! (Yap!). Hingga November 2018, sudah ada 400.000 nasabah BNI yang menggunakan aplikasi ini.

"Tahun depan target nilai transaksi optimistis akan naik dobel digit lewat produktifitas dan membangun kultur di masyarakat," ujar Anang, Minggu (23/12).

BNI juga menggandeng platform pembayaran WeChat dan Alipay asal China dan LiquidPay dari Singapura untuk melayani transaksi lewat QR Code di Indonesia.

Bank lainnya yang sudah mengantongi izin pembayaran QR Code adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Lewat merek dagang MyQR, BRI terus menambah jumlah kerjasama dengan merchant.

“Dari sisi transaksi terus meningkat, sekarang kira-kira sudah Rp 23 miliar sejak diluncurkan pada Agustus 2018. Ticket size-nya kecil karena memang ini ditujukan untuk transaksi ritel keperluan belanja masyarakat sehari-hari,” ujar Direktur Konsumer BRI Handayani.

Hingga saat ini, BRI sudah mengandeng sekitar 400 hingga 500 merchant. BRI akan fokus untuk kebutuhan transportasi seiring akan beroperasinya mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT) yang juga bisa menggunakan teknologi pembayaran QR code.

Tak mau kalah, PT Bank Mandiri Tbk juga menyusul memasuki bisnis pembayaran QR Code. Senior Vice President Transaction Banking and Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan, Bank Mandiri baru mendapatkan izin bulan lalu dari BI untuk melakukan proses transaksi lewat QR Code. Oleh sebab itu, nominal transaksinya masih relatif kecil.

PT Bank CIMB Niaga Tbk  juga telah resmi mendapatkan izin QR code merchant offline dari BI pada September 2018 lalu. Izin QR code merchant offline ini melengkapi izin yang sudah didapat Bank CIMB Niaga dari BI terkait dengan produk QR code untuk merchant online atau e-commerce.

Sedangkan Bank Central Asia (BCA) masih menunggu izin menjalankan teknologi QR Code dari BI. BCA mengharapkan izin dapat dikantongi pada kuartal pertama 2019.

Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra mengatakan, saat ini QRku milik BCA baru dapat digunakan untuk transfer ke sesama nasabah BCA lewat aplikasi BCAMobile dan Sakuku. (Maizal Walfajri)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved