Tak seperti Kimi Raikkonen, Pebalap Muda Ferrari Bisa Jadi Musuh Dalam Selimut Sebastian Vettel

Direktur Teknis F1, Ross Brawn, menyebut pebalap anyar Ferrari akan menjadi batu sandungan bagi Sebastian Vettel.

Tak seperti Kimi Raikkonen, Pebalap Muda Ferrari Bisa Jadi Musuh Dalam Selimut Sebastian Vettel
ISTIMEWA
Kimi Raikkonen dan Charles Leclerc. 

Tak seperti Kimi Raikkonen, Pebalap Muda Ferrari Bisa Jadi Musuh Dalam Selimut Sebastian Vettel

TRIBUNMANADO.CO.ID - Direktur Teknis F1, Ross Brawn, menyebut pebalap anyar Ferrari akan menjadi batu sandungan bagi Sebastian Vettel.

Ferrari memutukan menggaet Charles Leclerc untuk menggantikan Kimi Raikkonen pada musim 2019.

Selama ini, Kimi Raikkonen memang selalu mendukung Sebastian Vettel dalam perebutan gelar juara dunia.

Baca: Mike Tyson Mengaku Pernah Menghisap Ganja Sebelum Bertarung

Namun. Ross Brawn melihat jika Charles Leclerc tidak akan semudah itu menjadi pendukung Sebastian Vettel.

"Saya tidak membayangkan Leclerc akan mendukung seperti Kimi mendukung Vettel," kata Ross Brawn dikutip BolaSport.com dari Planet F1.

"Jangan salah paham, Kimi memang memiliki tekad sendiri, tetapi saya tahu Kimi tetap mementingkan tim," tuturnya.

Selebrasi Sebastian Vettel usai memenangi balapan GP Brasil, Senin (13/11/2017) dinihari.
Selebrasi Sebastian Vettel usai memenangi balapan GP Brasil, Senin (13/11/2017) dinihari. (CarAndBike)

Di lain sisi, Leclerc yang notabene adalah pebalap muda, akan lebih ambisius pada musim depan.

Terlebih pebalap berkebangsaan Monaco itu mendapatkan mobil yang kompetitif seperti Ferrari.

Di lain sisi, Leclerc yang notabene adalah pebalap muda, akan lebih ambisius pada musim depan.

Terlebih pebalap berkebangsaan Monaco itu mendapatkan mobil yang kompetitif seperti Ferrari.

Dua pebalap Ferrari, Sebastian Vettel (kiri) dan Kimi Raikkonen, melakukan selebrasi setelah berhasil meraih posisi start balapan Formula 1 (F1) GP Italia 2018 di posisi 1-2.
Dua pebalap Ferrari, Sebastian Vettel (kiri) dan Kimi Raikkonen, melakukan selebrasi setelah berhasil meraih posisi start balapan Formula 1 (F1) GP Italia 2018 di posisi 1-2. (net)

Brawn yang juga pernah menjadi kru Ferrari lantas menyebut Vettel menjadi salah satu faktor gagalnya Ferrari pada musim ini.

Vettel dianggap seperti penumpang kendaraan umum saja, di mana dia tidak berdiskusi dengan para mekanik ketika ada masalah.

Hal itulah yang membedakan Vettel dengan legenda hidup F1, Michael Schumacher.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved