Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Modern

Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Modern

Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Modern
Tribun manado / Christian Wayongkere
Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Modern 

Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Modern

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Produk pangan berupa daging di salah satu ritel modern di Manado kedapatan tidak memiliki merek dan tidak mencantumkan nomor registrasi.

Produk tersebut berada di lemari pendingin terbungkus dalam kemasan transparan, langsung dilakukan kroscek oleh tim gabungan pengawasan intensifikasi pangan dari BBPOM di Manado, stekholder Pemkot Manado dan Pemprov Sulut serta pihak management ritel, Rabu (19/12/2018).

"Sudah dikonfirmasi ternyata produk pangan itu sah, ada nomor registrasinya," kata dr Sandra MP Linthin Apt Mkes, Kepala BBPOM di Manado di sela-sela pengawasan.

Pihak BBPOM di Manado, juga sudah melakukan pengawasan intensifikasi Pangan sejak Rabu (19/12) pukul 05.00 wita sampai 05.30 wita di Pasar Modern Bersehati Karombasan Manado dan Pasar Perum Paniki.

Mie basah yang dikhwatirkan mengandung boraks, dilakukan pengambilan 41 sampel dan semua memehuni syarat.

"Tidak ada yang mengandung pewarna yang dilarang, tidak ada yang mengandung formalin dan tidak ada yang mengandung boraks," jelasnya.

Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel  Modern
Tim Gabungan Lakukan Pengawasan Intensifikasi Pangan di Pasar Tradisional dan Ritel Modern (Tribun manado / Christian Wayongkere)


Kepala BBPOM Manado bersyukur karena sekarang produk yang dijual pedagang serta pelaku usaha sudah semakin awarreness, untuk menjamin produknya tetap memenuhi syarat. Presentasinya mulai menurun tinggal 4 persen mie basah yang mengandung boraks.

Pengawasan intensifikasi pangan yang dilakukan BPOM di Manado bersama stekholder merupakan kelanjutan pengawasan lintas sektor, melakukan pengawasan dan menjamin produk yang dikonsumsi masyarakat Sulut terjamin kualitasnya.

"Dalam pengawasan tetap upayakan jamin produk yang beredar aman dikonsumsi," tandasnya.

Di pasar tradisional selain mie basah, pihaknya juga melakukan kroscek jualan tahu, bakso, ikan laut, cakalang fufu, ikan asing, ikan teri, kue basah dan ayam potong.

Pihak BBPOM di Manado juga mengambil sampling terhadap produk bakasang dan ikan asin di salah satu ritel modern di kawasan Boulevard Manado, diuji di kendaraan operasional BBPOM Manado selama 10 menit.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved