(VIDEO) Viral, Seorang Wanita Asik Berenang dengan Orca, Paus Pembunuh di Laut Lepas
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang perempuan, bernama Judie Johnson, berenang bersama paus pembunuh atau orca, di pantai Hahei, Selandia Baru.
(VIDEO) Viral, Seorang Wanita Asik Berenang dengan Orca, Paus Pembunuh di Laut Lepas
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah rekaman melalui drone menangkap kejadian yang luar biasa dan jarang terjadi.
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang perempuan, bernama Judie Johnson, berenang bersama paus pembunuh atau orca, di pantai Hahei, Selandia Baru.
Ketika menyadari bayangan tersebut adalah orca, Johnson dengan cepat berenang ke daratan. Ia khawatir gerombolan orca yang berjumlah tiga ekor tersebut salah mengira dirinya sebagai anjing laut karena Johnson menggunakan pakaian selam berwarna hitam.
Baca: (VIDEO) Hasil Liga Inggris: Xherdan Shaqiri Supersub, Liverpool Tumbangkan Manchester United
Baca: Hasil Liga Spanyol: Lionel Messi Hat-trick, Barcelona Berpesta Gol Hajar Levante 5-0
Anjing laut memang menjadi buruan utama dari hewan yang menjadi tokoh utama dalam film Free Willy ini.
Keganasan mereka pun sudah tercatat dengan baik. Salah satu yang mengagumkan adalah mereka dapat menciptakan gelombang untuk membalikkan bongkahan es tempat para anjing laut berjemur dan kemudian memangsa mereka.
Namun faktanya, belum ada catatan tenntang serangan atau kematian manusia akibat ulah paus pembunuh di alam liar.
Paus pembunuh cenderung mempunyai keingintahuan yang tinggi seperti lumba-lumba, ketimbang mengetahui apakah kita makanan atau bukan dengan menggigit, seperti hiu.
Baca: Hasil Liga Italia: Juventus, Napoli, Inter Milan, dan AS Roma Raih Kemenangan
Selepas ia mencapai daratan, Johnson justru kembali ke perairan untuk kembali berenang bersama para orca. Pada kesempatan ini, Dylan Brayshaw, seorang fotografer asal Australia mengabadikan momen indah antara Johnson dan para orca melalui drone-nya.
Simak video di bawah ini:
Johnson mengungkapkan, ketakutannya seketika berubah menjadi perasaan suka cita ketika melihat mata orca yang berenang di sebelahnya.
"Mereka juga tertarik dan ingin tahu tentang saya, seperti saya tentang mereka," ujar Johnson yang saat ini berusia 60 tahun.

Dr. Regina Eisert, pakar orca dari University of Canterbury mengungkapkan pada dasarnya orca seperti lumba-lumba dan tidak berbahaya.
"Paus pembunuh adalah bagian dari keluarga lumba-lumba yang terbesar, sehingga mereka hanya lumba-lumba besar dan kita semua tahu lumba-lumba sangat cerdas dan sangat suka bermain," jelas Eisert.