Ketua Bhayangkari Sulut Lepas Penyu di Pantai Bajo Tatapaan

Kegiatan pelepasan penyu ini dalam kaitan gerakan selamatkan ekosistem laut serta sosialisasi MoU Internasional dan peraturan pemerintah.

Ketua Bhayangkari Sulut Lepas Penyu di Pantai Bajo Tatapaan
ist
Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara (Sulut) dan Pengurus Bhayangkari Cabang Minahasa Selatan (Minsel) bersama Fakultas Perikanan Universitas Sam Ratulangi mengadakan kegiatan pelepasan penyu di Pantai Desa Bajo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara (Sulut) dan Pengurus Bhayangkari Cabang Minahasa Selatan (Minsel) bersama Fakultas Perikanan Universitas Sam Ratulangi mengadakan kegiatan pelepasan penyu di Pantai Desa Bajo, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan.

Kegiatan pelepasan penyu ini dalam kaitan gerakan selamatkan ekosistem laut serta sosialisasi MoU Internasional dan peraturan pemerintah tentang penetapan penyu sebagai hewan yang dilindungi.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Daerah Bhayangkari Sulut Ruthy Bambang Waskito tentang ekosistem laut, yang dilanjutkan dengan penjelasan terkait hewan penyu oleh Dekan Fakultas Perikanan Unsrat Prof. Farnis Boneka.

Baca: Penumpang Berharap Bus Trayek Manado-Bolsel Ditambah

Baca: Jelang Natal & Tahun Baru 2019, Jumlah Penumpang Bus Trayek Manado-Bolsel Meningkat

Kegiatan pelepasan penyu sendiri dilakukan oleh Ketua Daerah Bhayangkari Sulut Ruthy Bambang Waskito, usai dilakukan pengukuran dan pemasangan alat Chip Penyu.

“Penyu adalah hewan yang dilindungi, kebiasan mengkonsumsi daging penyu harus dihilangkan, karena populasinya relative kurang dan bahkan terancam punah. Jangan sampai anak cucu kita hanya tinggal mendengar dongeng tentang penyu,” imbau Ny. Ruthy.

Baca: Selain Kedapatan Miras, Anak Muda di Megamas Juga Pakai Obat Keras

Baca: (VIDEO) Masuk Sebagai Pemain Pengganti, Xherdan Shaqiri Bawa Liverpool Permalukan Manchester United

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka upaya pencegahan terhadap ancaman populasi penyu serta akan mengupayakan tindakan penegakan hukum terhadap oknum masyarakat yang menangkap hewan ini.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi juga akan diupayakan kegiatan penegakan hukum terhadap oknum masyarakat yang melakukan penangkapan liar terhadap hewan penyu yang dilindungi ini,” ujar Kapolres.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved