Pemkot Manado Dukung Pembuatan Film Dokumentar Kolintang

Rori mengapresiasi kegiatan Lomba dan Festival Kolintang for Unesco yang dihelat Unima bekerjasama dengan Pemkot Manado.

Pemkot Manado Dukung Pembuatan Film Dokumentar Kolintang
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Sela-sela Lomba dan Festival Kolintang for Unesco di ruang serba guna Pemkot Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketua Harian Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Indonesia Jopie Rori menyatakan, bisa tidaknya kolintang menjadi warisan dunia Unesco bergantung pada pemerintah.

Baca: Gunung Soputan Meletus Pancaran Abu Vulkanik 7.500 Meter

"Pemerintah yang akan mengajukannya ke Unesco," kata dia kepadaTribunmanado.co.id, Sabtu (15/12/2018) di sela-sela Lomba dan Festival Kolintang for Unesco di ruang serba guna Pemkot Manado.

Baca: Menang atau Kalah, Semua Unggah #kolintangforunesco di Medsos

Dikatakan Rori, kolintang sudah diajukan bersama dua warisan budaya lainnya.
Namun kolintang pada akhirnya belum diakui.

Saat pengumuman pemenang Lomba dan Festival Kolintang for Unesco di ruang serba guna Pemkot Manado, Sabtu (15/12/2018) malam.
Saat pengumuman pemenang Lomba dan Festival Kolintang for Unesco di ruang serba guna Pemkot Manado, Sabtu (15/12/2018) malam. (Tribunmanado)

"Makanya perlu kerja keras kita semua untuk mewujudkannya," kata dia.

Rori menyatakan, pihaknya berupaya memasukkan kembali kolintang ke usulan pemerintah menuju Unesco pada tahun depan.

Baca: Gunung Soputan Erupsi & Keluarkan Abu Vulkanik, Warga Diimbau Waspada Aliran Lahar!

Targetnya 2020, kolintang sudah masuk warisan dunia Unesco.

Rori mengapresiasi kegiatan Lomba dan Festival Kolintang for Unesco yang dihelat Unima bekerjasama dengan Pemkot Manado.

Baca: Rektor Unima Bangga Banyak Musisi Kolintang Milenial, Kolintang For Unesco

"Ini kegiatan yang penting sekali dalam upaya membawa kolintang ke Unesco, " kata dia.

Rori mengaku mendapat dukungan besar dari pemerintah kota Manado dan provinsi Sulut.

Sebut Rori, film dokumentar kolintang segera hadir dengan dukungan pemerintah kota Manado.

Lomba dan Festival Kolintang for Unesco menghentak ruang serba guna Pemkot Manado, Sabtu (15/12/2018) malam.
Lomba dan Festival Kolintang for Unesco menghentak ruang serba guna Pemkot Manado, Sabtu (15/12/2018) malam. (Tribunmanado)

Baca: Cerita Martinus Sampe, Warga Toraja Utara yang Selamat dari Penembakan di Papua, Lari Lewat Sungai

"Ini adalah salah satu prasyarat yang disyaratkan Unesco, " kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved