Olly Perintahkan Siaga Erupsi Soputan: Abu Vulkanik Hujani Kabupaten Mitra

Gunung Soputan meletus lagi! Hingga Minggu (16/12/2018), telah terjadi 3 kali memuntahkan lava

Olly Perintahkan Siaga Erupsi Soputan: Abu Vulkanik Hujani Kabupaten Mitra
Tribun manado / Andreas Ruaw
Gunung Soputan memuntahkan lava pijar, Minggu (16/12/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG – Gunung Soputan meletus lagi! Hingga Minggu (16/12/2018), telah terjadi 3 kali memuntahkan lava yang mencapai ketinggian 7.000 meter dari puncak Soputan atau 8.809 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik yang disemburkan ke udara tertiup angin ke tenggara dan selatan atau Kabupaten Minahasa Tenggara (lihat grafis).

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menginstruksikan kepada jajaran pemerintah daerah di seputaran Soputan untuk tetap waspada dan siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana akibat erupsi.

Kata Olly, semua stakeholders terkait hingga masyarakat setempat diminta tetap waspada dan sigap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Semua harus berkoordinasi dan mempersiapkan semua keperluan terkait penanggulangan bencana, mendata semua relawan bencana, satkorlak penanggulangan bencana. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang SOP evakuasi jika terjadi bencana.

Disamping itu, masyarakat diminta juga tidak gampang mempercayai informasi yang beredar di media sosial baik dalam bentuk foto maupun video terkait suasana daerah Sulut pascaerupsi Soputan. Semua informasi harus dicek kebenarannya dari pihak yang kredibel agar tidak tercipta informasi yang tidak benar, meresahkan hingga berdampak pada gangguan keamanan daerah.

Masyarakat diminta agar tidak beraktivitas di sekitar gunung dengan radius 4,5-6 kilometer dari puncak dan dalam wilayah sektor arah barat daya sejauh 6,5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan pana guguran.

Warga juga diminta mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Soputan. Misalnya Sungai Ranowangko, Lawian, Popang dan Londala Kalewahu. Masyarakat juga perlu memakai masker, mengantisipasi hujan abu. "Tetap tenang dan waspada, tetap ikuti arahan stakeholder terkait kebencanaan," ujar Gubernur.

Senada disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw. Pemprov Sulut pun siap siaga untuk bertindak menanti perkembangan.

"Tetap waspada, makanya perintah Pak Gubernur stakeholder bencana alam harus siap dan tanggap, sudah siap SDM dan infrastrukturnya," kata Wagub.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (Tribun manado / Ryo Noor)

Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Minahasa Tenggara, sejumlah lokasi terjadi hujan abu vulkanik dengan jarak tempuh sejauh 7,5 kilometer. Di antaranya Kecamatan Silian, Tombatu, sebagian Ratahan dan Belang.
Sebagai langkah antisipasi bencana berkelanjutan pihak kepolisian juga membantu penanganan pertama.

"Untuk langkah antisipasi korban kami sudah membuat sejumlah posko di antaranya di Kota Menara dan Desa Silian Tiga, juga ada posko bencana kecil di Desa Winorangian hingga Kecamatan Ratahan," ujar Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo saat memantau Soputan dari Desa Winorangian.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved