Polisi Terus Sosialisasi Tilang Elektronik hingga Bakal Pakai CCTV Khusus

Dit Lantas Polda Sulut sedang melakukan pemasangan CCTV khusus di titik persimpangan Teling dan Rike untuk menunjang program tilang elektronik.

Polisi Terus Sosialisasi Tilang Elektronik hingga Bakal Pakai CCTV Khusus
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Pemantauan Etle atau tilang elektronik dari gedung PJR dan RTMC Ditlantas Polda Sulut? 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Electronict traffic law enforcement (Etle) atau tilang elektronik terus disosialisasikan oleh Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Sulawesi Utara (Sulut) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Etle atau tilang elektronik diawali dengan uji coba pada Kamis (06/12/2018) pekan lalu di titik pal 2 Manado, di pantau langsung dari gedung PJR and RTMC Dit Lantas Polda Sulut, ‎oleh pemerintah Kota Manado yang diwakili oleh Kepala Dinas Infokom Erwin Kontu dan AKBP Dr Yudhi Setiawan SIK M.Si kasubdit Regident Dit Lantas Polda Sulut.

Pemantauan Etle atau tilang elektronik dari gedung PJR dan RTMC Ditlantas Polda Sulut?
Pemantauan Etle atau tilang elektronik dari gedung PJR dan RTMC Ditlantas Polda Sulut? (Tribunmanado)

"Etle atau tilang elektronik ini akan terus kami sosialisasikan kepada masyarakat. Mulai dari mekanisme Etlet, penindakan pelanggaran, verifikasi hingga bayar denda," tutur ‎Dir Lantas Polda Sulut Kombes Drs Ari Subiyanto M.Si kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (10/12/2018).

Program Etle atau tilang elektronik akan terus di sosialisasikan agar gaungnya sampai ke masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor bisa sadar dan patuh pada aturan dalam berlalu lintas di jalan.

Baca: Lampu Pohon Terang Keluarkan Api, 1 Rumah di Taas Terbakar, Kerugian Capai Rp 700 Juta

Dari pelaksanaan uji coba yang dipantau pihaknya bersama Pemkot Manado, yang paling berpotensi kena Etle atau tilang elektronik adalah kendaraan jenis angkutan kota (angkot) atau mikrolet.

"Kami juga akan mensosialisasikannya pada organisasi angkutan darat (Organda). Program ini untuk kebaikan bukan untuk cari-cari kesalahan dengan tujuan untuk ketertiban umum," tandasnya.

Sementara itu menurut AKBP Indra Pramana Kasubdit Gakkum Dit Lantas Polda Sulut, Etle atau tilang elektronik di tiga titik simpang tiga Rike, Teling dan Paal 2, akan dipantau selama 1x24 jam dari gedung PJR and RTMC Dit Lantas Polda Sulut oleh petugas.

"Nantinya akan ada tanda seperti papan pemberitahuan buat para pengendara saat masuk di areal atau wilayah Etle atau tilang elektronik," kata AKBP Indra.

Untuk itu kepada seluruh pengendara pihaknya berharap dan meminta untuk tertib berlalu lintas dan jangan melakukan pelanggaran. Program Etle ini berbeda dengan e-tilang, Etle adalah Penegakkan Hukum secara elektronik dibantu oleh alat menindak pelanggar dengan bantuan mesin elektronik.

Baca: 9 Pemabuk Diamankan Tim Paniki, 3 di Antaranya Wanita, Ada Juga Pelajar

Ditempat terpisah Erwin Kontu Kepala Dinas Infokom Pemkot Manado menambahkan, untuk Etle atau tilang elektronik masih sebatas uji coba di satu tiga titik yaitu Paal 2, Rike dan Teling.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved