Kapolres Minsel Bawa Pemabuk ke Gereja untuk Bertobat

Kapolres Minahasa Selatan, AKBP Winardi Prabowo akan membawa warga yang kedapatan mabuk-mabukan ke tempat ibadahuntuk melakukan pertobatan.

Kapolres Minsel Bawa Pemabuk ke Gereja untuk Bertobat
ist
Warga yang kedapatan mabuk-mabukan dibawa ke tempat ibadah untuk melakukan pertobatan. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Kapolres Minahasa Selatan, AKBP Winardi Prabowo akan membawa warga yang kedapatan mabuk-mabukan ke tempat ibadah (gereja/masjid) untuk melakukan pertobatan.

Hal ini dikatakan Prabowo, agar pelaku mendapat siraman rohani dari tokoh agama supaya mereka menyesal dan tak mengulangi perbuatannya lagi.

Baca: Terkait THR, Disnakertrans Tindaklanjuti Perintah Bupati Minsel

Baca: Denny Tewu Sebut Manado Tetap Barometer Kota Toleran

"Kami harapkan seperti itu," kata Prabowo, Senin (10/12/2018).

Dikatakannya pada Minggu (9/12/2018) kemarin ada dua warga yang dibawa ke gereja yakni Glendi Emping (21) dan Rivaldi Aer (20) warga Desa Makaaroyen, Kecamatan Modoinding. Keduanya terlibat mabuk dan berteriak-teriak.

Baca: Command Center Pemprov Sulut Senilai Rp 9.6 Miliar Telah Rampung & Akan Segera Beroperasi

Baca: Gubernur Sulut Ajak Para Remaja GMIM Berperan dalam Pembangunan Daerah Nyiur Melambai

"Keduanya juga membunyikan tiang listrik sehingga masyarakat terganggu, terbangun dan berkumpul, dalam kegiatan ini pelaku tersebut diberikan pembinaan rohani dan didoakan oleh ketua jemaat GMIM Imanuel Makaaroyen oleh Pendeta Hely Legi. Mereka berjanji tak akan berbuat onar lagi di hadapan jemaat," kata dia.

Prabowo meminta kepada para aparatnya dan kapolsek-kapolsek agar tak segan menindak setiap pelaku mabuk. Keamanan dan ketentraman warga adalah hal utama dan itu harus selalu dijamin oleh polisi, kata dia.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved