PSI Apresiasi Polisi yang telah Tetapkan Bahar bin Smith sebagai Tersangka

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi kepolisian yang menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka.

PSI Apresiasi Polisi yang telah Tetapkan Bahar bin Smith sebagai Tersangka
Istimewa
Mohamad Guntur Romli 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi pihak kepolisian yang telah menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara PSI Bidang Toleransi dan Keagamaan, Mohamad Guntur Romli, kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (7/12/2018).

"Kami apresiasi pihak kepolisian yang menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka, karena kalau kita melihat bukti-bukti yang beredar, sudah layak Bahar bin Smith sebagai tersangka," ujar Guntur Romli yang dikenal sebagai aktivis NU.

Baca: (VIDEO) Status Habib Bahar bin Smith Kini Menjadi Tersangka

Habib Bahar bin Smith
Habib Bahar bin Smith (ISTIMEWA)

Menurut Guntur, ceramah Bahar diduga berisi fitnah dan kebencian kepada presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, juga kepada etnis tertentu.

Dengan ditetapkannya Bahar bin Smith sebagai terangka, lanjut Guntur, maka ceramahnya tidak mewakili ceramah keislaman secara umum yang damai, dan toleran.

Baca: Habib Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Pertanyaan Penyidik

"Dan kalau pun ingin amar ma'ruf dan nahi munkar, mengajak pada kebaikan dan mencegah keburukan, tapi tetap lah dengan cara-cara yang ma'ruf, yang baik, bukan dengan caci-maki dan ujaran kebencian," sambung laki-laki yang dikenal sebagai orang dekat alm Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid).

Allah SWT, kata Guntur, memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk datang ke manusia paling busuk di dunia, yakni Firaun--karena sampai mengaku Tuhan.

Baca: Habib Bahar bin Smith Penuhi Panggilan Polisi: Dikawal dan Berkacamata Hitam

Namun, kedua Nabi datang kepada Firaun dengan kata-kata yang lemah-lembut, qaulan layyina (QS Thaha: 44), bukan caci maki.

Apalagi, ini ungkapan untuk Pak Jokowi, seorang muslim, Presiden dari negara muslim terbesar di dunia, yang sangat peduli terhadap umat Islam dan sangat dekat dengan kyai, ulama, habaib.

Baca: TGB Sindir Ceramah Habib Bahar bin Smith yang Tidak Cerminkan Nilai Keadaban Islam

"Tidak layak kalau Bahar bin Smith berkata kasar, mencaci maki, dan melecehkan beliau," kata Guntur Romli yang lulusan pesantren dan Universitas Al-Azhar, Cairo Mesir.

Selain kasus caci maki ini, paparnya, Bahar bin Smith juga dilaporkan terkait kasus kekerasan pada anak.

Baca: Fakta-fakta Baru Habib Bahar bin Smith yang Penuhi Panggilan Kepolisian hingga Dikawal Massa Ormas

"Kami juga sudah lihat bukti-bukti yang beredar di media sosial, kami berharap pihak kepolisian juga memproses kasus ini seperti kasus sebelumnya," pungkas Guntur Romli yang juga Caleg DPR RI dari PSI untuk Jatim III (Situbondo Bondowoso Banyuwangi).

Editor: Siti Nurjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved