Lion Air Batal Beli Pesawat Boeing: Saham Boeing Anjlok

Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana disebut merasa dikhianati pihak Boeing. Ini lantaran respon Boeing

Lion Air Batal Beli Pesawat Boeing: Saham Boeing Anjlok
YOUTUBE
Menhub Periksa 11 Pesawat Jenis Boeing 737 Max 8, Ini Hasilnya! 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana disebut merasa dikhianati pihak Boeing. Ini lantaran respon Boeing yang dirasa menyudutkan pihak Lion Air dalam menanggapi kasus jatuhnya pesawat jenis Boeing 737 Max 8 nomor penerbangan JT-610 di kawasan perairan Karawang akhir Oktober lalu.
"Saya merasa dikhianati," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/12).

Pihaknya pun saat ini tengah mempersiapkan dokumen pembatalan pemesanan pesawat senilai 22 miliar dolar AS. "Saya sedang menyiapkan dokumen untuk mengajukan pembatalan. Semuanya sudah berdasarkan pertimbangan," lanjutnya.

Lion Air sendiri hingga saat ini telah memiliki armada jenis 737 MAX 8 yang dikirim sejak Mei 2017 lalu dan menjadi pembeli terbesar jenis tersebut setelah Southwest Airlines dan Flydubai. "Lion Air adalah pelanggan berharga dan kami mendukung mereka selama proses sulit ini," ujar Boeing melalui keterangan tertulisnya.

Lion Air pun berencana akan menerima tujuh pesawat dengan jenis yang sama tahun depan, kemudian 24 lainnya di tahun 2020 dan dilanjutkan dengan 35 pesawat di tahun berikutnya. Sampai saat ini jumlah 737 Max 8 yang sudah dikirim ke Lion adalah 11 unit, termasuk 1 unit yang mengalami kecelakaan pada 29 Oktober 2018 lalu.

Harga saham di pasar saham Amerika Serikat, Wall Street terkoreksi cukup tajam pada perdagangan kemarin waktu setempat. Salah satu indeks acuan Wall Street, S&P 500 mengalami koreksi cukup tajam sebesar 3,2 persen menjadi 2.700,6.

Indeks ini ditutup merosot melebihi rata-rata sebesar lebih dari 200 poin. Dikutip dari Equity, Boeing merupakan salah satu perusahaan yang harga sahamnya merosot cukup tajam di antara emiten S&P 500 lainnya.

Harga saham Boeing anjlok 4,85 persen menjadi 342,5 dolar per lembar saham dengan jumlah transaksi jual mencapai 5,15 juta saham. Pada pembukaan perdagangan, Boeing dibuka pada harga 357 dolar per lembar saham dan mencapai harga tertinggi hari itu 358,32 dolar per lembar saham, dan harga terendah pada 341,74 dolar.

Hingga akhirnya, harga saham Boeing ditutup merosot 17,46 dolar AS per lembar saham.
Berbagai sentimen memengaruhi anjloknya harga saham Boeing, salah satunya ketidakpastian berlanjutnya perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat.

Dikutip dari New York Post, Presiden Trump melalui akun twitternya mengatakan, kesepakatan antara AS dan Cina bisa jadi benar-benar terjadi, namun bisa juga tidak akan terbentuk kesepakatan sama sekali di antara keduanya.

"Kami akan benar-benar memiliki kesepakatan (perdagangan) dengan Cina, atau tidak sama sekali," sebutnya melalui akun twitternya. (Tribun Network/bloomberg/wly)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved