Jasa Raharja Goes to Campus: Edukasi Tertib Berlalulintas ke Ribuan Mahasiswa Politeknik Manado

Tak kurang dari 1.500 mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) antusias mengikuti Jasa Raharja and Police Goes to Campus.

Jasa Raharja Goes to Campus: Edukasi Tertib Berlalulintas ke Ribuan Mahasiswa Politeknik Manado
Istimewa
Jasa Raharja and Police Goes to Campus mengedukasi ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Manado 

Jasa Raharja and Police Goes to Campus: Edukasi Tertib Berlalulintas ke Ribuan Mahasiswa Politeknik Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak kurang dari 1.500 mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) antusias mengikuti Jasa Raharja and Police Goes to Campus.

Dalam kegiatan yang digelar di auditorium Politeknik Negeri Manado, Kamis (06/12/2018) siang, ribuan mahasiswa ini menyimak materi tentang tertib berlalulintas atau pentingnya keselamatan berkendara.

Direktur Operasional Jasa Raharja, Amos Sampetoding mengatakan, Jasa Raharja menjalankan amanat UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Kecelakaan Penumpang dan UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas.

Jasa Raharja and Police Goes to Campus mengedukasi ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Manado
Jasa Raharja and Police Goes to Campus mengedukasi ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Istimewa)

"Semua penumpang alat transportasi umum resmi yang jadi korban lakalantas maupun masyarakat umum  yang jadi korban akibat lakalantas berupa tabrakan berhak mendapatkan santunan," ujar Amos.

Besaran santunan untuk meninggal dunia Rp 50 juta, catat tetap maksimal Rp 25 juta, perawatan medis di RS maupun fasilitas kesehatan lainnya maksimal Rp 20 juta. Selain itu ada santunan biaya pemakaman, jasa ambulance dan lain-lain. 

"Edukasi ini diberikan agar mahasiswa sadar akan haknya sebagai warga negara. Di sisi lain, bagaimana mengedukasi mahasiswa untuk sadar tertib berlalulintas," ujar Amos.

Baca: Police & Jasa Raharja Go to Campus: Seluruh Mahasiswa Harus Pakai Helm saat Berkendara!

 

 

Baca: November 2018 Nilai Santunan Tembus hingga Rp 2,3 Triliun, Begini Penjelasan Pihak Jasa Raharja

Sementara, Direktur Penegakan Hukum Polri,  Brigjen Pol Drs Pujiyono Dulrachman MH mengungkapkan, setiap jam ada 3-4 jiwa melayang di Indonesia karena lakalantas. Miris, 60 persen dari total korban lakalantas dalam usia produktif, 16-35 tahun. 

"Semua lakalantas diawali adanya pelanggaran aturan. Lalai, tidak mematuhi aturan," kata Pujiyono.

Ia mengajak semua mahasiswa Politeknik Negeri Manado menjadi duta tertib berlalulintas. "Jadilah contoh. Menjadi agent of changes di keluarga, kampus dan masyarakat," katanya. 

Jasa Raharja and Police Goes to Campus mengedukasi ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Manado
Jasa Raharja and Police Goes to Campus mengedukasi ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Istimewa)

Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Evert MT mengapresiasi Jasa Raharja dan kepolisian yang memilih kampus mereka sebagai tempat digelarnya event tersebut.

"Ini menjadi kebanggaan sebab dengan mengikuti kegiatan ini, para mahasiswa bertambah pengetahuannya," kata Slat. Menurutnya, pentingnya tertib berlalulintas perlu terus diingatkan kepada kalangan mahasiswa. 

Usai pemaparan dari dua narasumber tadi, dilanjutkan dengan talkshow tanya jawab antara peserta dan pemateri. Puncak dari acara ini, ribuan mahasiswa dihibur vokal dan aksi panggung Gio Lelali. 

Hadir dalam acara ini, Asisten I Sekprov Sulut, Edison Humiang; Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut, Olvie Atteng, para ketua jurusan Politeknik Negeri Manado

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved