Ferdinand Mangumbahang Panen Keluhan saat Reses, Harga Kopra Anjlok hingga Minimnya Lapangan Kerja

Ferdinand Mangumbahang Panen Keluhan saat Reses, Harga Kopra Anjlok hingga Minimnya Lapangan Kerja.

Ferdinand Mangumbahang Panen Keluhan saat Reses, Harga Kopra Anjlok hingga Minimnya Lapangan Kerja
ist
Ferdinand Mangumbahang sata reses di Desa Naha, Kecamatan Tabukan, Kabuaten Kepulauan Sangihe, Rabu (5/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ferdinand Mangumbahang Anggota DPRD Sulut menerima beragam aspirasi saat reses.

"Reses bukan kegiatan parpol, tapi kegiatan temu muka anggota DPRD wilayah daerah pemilihan dengan konstituen/masyarakat, dalam rangka mendengar, mengumpul dan memfasilitasi berbagai aspirasi masyarakat, demi peningkatan kehidupan masyarakat," ujar Politisi Gerindra itu kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (6/12/2018).

Baca: Hasil Pertandingan Liga Inggris: Wolves Vs Chelsea, The Blues Tunduk oleh Tuan Rumah

Ia reses di Desa Naha, Kecamatan Tabukan, Kabuaten Kepulauan Sangihe, Rabu (5/12/2018) malam.

Ia menemui perangkat pemerintah dan masyarakat Desa Naha.

Ferdinand mengaku, banyak menerima beragam aspirasi, di antaranya harga kopra anjlok, bantuan ternak, pupuk, bibit, modal berusaha, mesin ketinting, sampai bantuan alat produksi minyak kelapa. Ada pula permohonan bantuan untuk gereja

"Ada satu aspirasi cukup menarik soal lapangan pekerjaan, ternyata banyak anak lulusan sekolah dan perguruan tinggi belum kerja," kata dia.

Masyarakat berharap dengan dibukanya Rumah Sakit Pratama, para muda-mudi ini bisa dipekerjakan, ini jadi pekerjaan rumah untuk pemerintah bisa menyiapkan lapangan pekerjaan, tugas wakil rakyat menyuarakan aspirasi ini ke pemerintah agar dipenuhi.

Soal harga kopra yang anjlok, Ferdinand menjelaskan karena mekanisme pasar

"Gubernur dan Wagub serta DPRD Provinsi Sulut telah dan sedang melobi pengusaha kopra untuk meningkatkan harga permintaan kopra, dan harga kopra semakin naik saat ini," kata dia.

Ia menyampaikan, akan lebih baik ada badan usaha milik daerah atau negara yang diberi kewenangan untuk membeli, atau ditetapkan standar harga kopra secara provinsi.

Aspirasi soal bantuan sesuai mekanisme harus diajukan proposal dari masyarakat ke pemerintah

Di kesempatan itu, Ferdinand berjanji memberi bantuan 100 sak semen untuk pembangunan masjid.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved