Sidang Penggelapan Mobil yang Libatkan Anggota Polisi, Hengki Ngaku Beli Mobil Pakai Uang Marten

Terdakwa Hengki mengaku membeli mobil Fortuner milik Willem di Gorontalo kepada yang bernama Romi.

Sidang Penggelapan Mobil yang Libatkan Anggota Polisi, Hengki Ngaku Beli Mobil Pakai Uang Marten
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Hengki dan Marten 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus penggelapan mobil yang menyeret terdakwa anggota Polri Marten dan terdakwa Hengki kembali bergulir di Pengadilan Negeri Manado, Rabu (05/12/2018).

Baca: Sidang Penggelapan Mobil yang Libatkan Anggota Polisi, Willem Pinjamkan Fortuner Rp 2 Juta per Hari

Sidang ini menghadirkan korban Willem Benhard Saroinsong (58) warga Ranotana.

Willem (kanan)
Willem Benhard Saroinsong (58) warga Ranotana.

Terdakwa Hengki mengaku membeli mobil Fortuner milik Willem di Gorontalo kepada yang bernama Romi.

Baca: Hamdan Ngaku Bikin STNK Tak Sesuai Prosedur, Sidang Penggelapan Mobil dan Pemalsuan STNK

Ia membeli mobil itu Rp 180 juta. Ia mendapat untung Rp 5 juta, dari uang yang diberikan Marten sebesar Rp 185 juta.

Baca: Sidang Penggelapan Mobil Terdakwa Rina, Saksi Sebut Mobil Dijual di Daerah Sulawesi

"Saya beli pakai uang Marten. Dia kasi Rp 185 juta, saya bayar mobil itu Rp 180 juta. Saya memang ada untung," ujar Hengki di hadapan majelis hakim Benny Simanjuntak, Mokalu dan hakim lainnya. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved