Restoran Ikan Bakar Tumbuh Pesat, Wagub Ungkap Ada Usulan Sulut Jadi Bumi Tuna

Indikatornya, pertumbuhan pesat restoran ikan bakar di Sulut. Restoran membeli ikan dari nelayan, kebanyakan ikan tuna

Restoran Ikan Bakar Tumbuh Pesat, Wagub Ungkap Ada Usulan Sulut Jadi Bumi Tuna
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Industri Perikanan Sulut mendapat pukulan telak kebijakan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI atau lebih dikenal dengan kebijakan Susi.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw kebijakan ini membuat pabrik di Bitung harus memasok raw material (ikan) dari luar negeri, ada pula pabrik yang jalan dengan kapasitas hanya 20 persen.

Baca: Sepeda Motor Sampah Juga Jadi Sasaran Maling

Tapi di luar kesulitan itu, nyatanya Nilai Tukar Nelayan (NTN) meningkat

"Walau pun kita tahu persis kebijakan KKP mempengaruhi industri perikanan, lain pihak Nilai Tukar Nelayan meningkat," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Rabu (05/12/2018)

Indikatornya, pertumbuhan pesat restoran ikan bakar di Sulut. Restoran membeli ikan dari nelayan, kebanyakan ikan tuna.

Menu Ikan Bakar
Menu Ikan Bakar (TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN)

"Tuna Sulut itu luar biasa, ini jadi branding kota, malah Sulut mau diusulkan jadi Bumi Tuna," ujar dia.

Wagub mengatakan, tetap industri perikanan juga harus kembali seperti semula, tahun depan harapannya ada perbaikan

"Semoga Menteri Sisa longgarkan kebijakan,'' ujar dia. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved