Dalam 3 Bulan Australia Pangkas Plastik 80%, Bisakah Kita Tiru?

Masalah kecanduan sampah plastik sedang dihadapi dunia. Semua sampah yang bermuara di lautan, butuh berabad-abad sampai untuk membusuk.

Dalam 3 Bulan Australia Pangkas Plastik 80%, Bisakah Kita Tiru?
diolah tribun manado/alex
Pencemaran sampah plastik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masalah kecanduan sampah plastik sedang dihadapi dunia. Semua sampah itu bermuara di tempat pembuangan sampah akhir atau lautan, dan butuh berabad-abad sampai untuk membusuk.

Baca: Perang Melawan Sampah Plastik, Mor Minta ASN dan THL Pemkot Bawa Wadah Minum Sendiri

Namun, tindakan sekecil apapun yang kita lakukan terutama didukung kebijakan negara akan penggunaan plastik dapat memberi perubahan besar. Setidaknya hal itu telah dibuktikan oleh Australia.

Selama tiga bulan terakhir, dua jaringan supermarket terbesar di negeri kanguru tidak lagi memberi kantong plastik kepada pelanggannya.

Hal ini ternyata berhasil mengurangi konsumsi kantong plastik di negara tersebut sampai 80 persen.

Sampah Plastik 4 Desember 2018
Sampah Plastik (Pemburu Ombak)

Kebijakan melarang penggunaan kantong plastik untuk setiap transaksi awalnya mengalami kendala dan tidak berjalan mulus.

Kedua supermarket, yakni Coles dan Woolworths, mendapat kecaman publik ketika mereka mengumumkan tidak lagi menggunakan kantong plastik. Hal ini dirasa menyulitkan pelanggan karena harus membawa tas belanja sendiri dari rumah.

Namun menurut Asosiasi Ritel Nasional (NRA) Australia, selama tiga bulan terakhir, perubahan radikal itu menurunkan sekitar 80 persen atau 1,5 miliar kantong plastik.

Ini artinya langkah kecil seperti yang dilakukan Coles dan Woolworths juga memberi dampak besar untuk lingkungan.

Baca: Garam dan Ikan Teri Juga Tercemar Plastik Mikro

"Saya pikir kita semua harus lebih sadar tentang dampak apa yang kita konsumsi dan gunakan, sebab kitalah yang bertanggung jawab," kata juru bicara NRA David Stout kepada The Guardian.

Dilansir ABC, Senin (3/12/2018), Stout mengatakan kebijakan itu merupakan langkah berani dari supermarket besar di Australia dan membuka jalan bagi bisnis yang lebih kecil.

Halaman
12
Editor: Alex Bryan Tarore
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved