Apa Manfaat Punya Bos Kejam?

Punya pemimpin yang "kejam" tentu membuat suasana kerja menjadi tak nyaman. Tapi ternyata, bos yang menjengkelkan tak selamanya buruk untuk kita.

Apa Manfaat Punya Bos Kejam?
Istimewa
Ilustrasi 

Apa Manfaat Punya Bos Kejam?

TRIBUNMANADO.CO.ID - Punya pemimpin yang "kejam" tentu membuat suasana kerja menjadi tak nyaman. Tapi ternyata, bos yang menjengkelkan tak selamanya buruk untuk kehidupan kita.

Riset baru yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology mendapati, perlakuan buruk seorang atasan tak selalu mengarah pada hal negatif. 

Mereka yang mendapatkan perilaku buruk dari atasan lebih mungkin untuk menjadi pemimpin yang baik dan menggunakan perilaku buruk yang didapatkannya sebagai pembelajaran.

Baca: Derita Petra Ismail, Bocah Penderita Gizi Buruk, Ortu Pisah dan Dirawat Oma Sakit-sakitan

 

Baca: Kisah Petra Ismail, Bocah 6 Tahun Penderita Gizi Buruk yang Menuai Empati Netizen

Profesor UCF College of Business bernama Shannon Taylor, selaku pemimpin riset, mengatakan beberapa karyawan yang diperlakukan buruk oleh bos mereka memutuskan untuk tidak mengulangi hal yang sama pada bawahan mereka.

Mereka cenderung menjadi pemimpin yang baik bagi tim mereka.

Menurut periset, beberapa manajer yang mengalami perlakuan buruk dapat memperbaiki perilaku mereka.

Oleh karena itu, mereka tidak melakukan hal yang sama dan membuat mereka mampu menjadi pemimpin yang lebih baik.

 

Baca: Memilukan Hati, MB Bayi 8 Bulan Idap HIV yang Terjangkit dari Ayah-Ibunya Butuh Uluran Tangan

Dalam riset ini, para peneliti memeriksa perbedaan dalam sikap dan perilaku para supervisor, baik mereka yang medapat perlakuan buruk dari atasan atau tidak.

Periset juga menilai bagaimana perlakuan supervisor terhadap karyawan dengan jabatan di bawahnya.

Hasil menunjukan supervisor yang mendapat perlakuan buruk oleh atasannya, berusaha sebaik mungkin dalam memperlakukan karyawan dengan jabatan di bawahnya.

Menurut Taylor, rata-rata dari mereka menggunakan apa yang didapatkannya sebagai pelajaran untuk memperlakukan orang lain lebih baik.

"Kita dapat mengambil sikap - tidak hanya dengan melaporkan perilaku buruk, tetapi dengan secara aktif menolak gaya kepemimpinan yang kasar ini," ucapnya.

Jadi, jika suatu saat ada orang lain, entah itu bos atau sesama teman, yang memperlakukan kita dengan buruk, sebaiknya kita mengambilnya sebagai pelajaran.

Kita bisa menjadikannya sebagai pelajaran agar bisa memperlakukan orang lain dengan lebih baik.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved