Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terlibat Perdebatan Sengit, Begini Isi Percakapan antara Habib Bahar dan Ali Ngabalin

Saat berdebat sengit, pembawa acara pun harus menengahi dan menjeda perdebatan mereka karena segmen terlah habis.

Editor: Indry Panigoro
Instagram/wikipedia
Habib Bahar bin Smith 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama pendakwah Habib Bahar bin Smith menjadi perbincangan setelah tudingan ujaran kebencian yang ia lontarkan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menjawab polemik dirinya, ia pun angkat suara pasca menadapatkan panggilan dari kepolisian.

Ia mengatakan hal tersebut melalui telewicara di acara Apa Kabar Indonesia Malam, Senin (4/11/2018).

Selain Habib Bahar, hadir pula di dalam studio Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin.

Mereka berdua terlihat berdebat mengenai kajian-kajian dari kitab hingga ajaran para Rasul.

Kajian tersebut mereka gunakan untuk mendebat ujaran kebencian yang pernah dilontarkan Habib Bahar bin Smith ketika berdakwah.

Baca: Terkait Penyelesaian Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Silakan Tanya ke Kapolri

Saat berdebat sengit, pembawa acara pun harus menengahi dan menjeda perdebatan mereka karena segmen terlah habis.

Ketika kembali masuk ke segmen berikutnya, percakapan keduanya tak sengaja masih terekam.

Habib Bahar dan Ali Ngabalin berbincang santai mengenai makanan.

"Makan nasi kuning Saroja baru betul," ujar Ali Ngabalin santai dengan tertawaan.

"Oh iya musti pergi ke Manado ini," jawab Bahar sambil tertawa pula.

Lihat videonya:

Melalui acara tersebut pula, Habib Bahar memastikan dirinya akan penuhi panggilan Bareskrim Polri soal kasus ujaran kebencian dirinya.

Awalnya, pembawa acara menanyakan alasan kenapa Habib Bahar bin Smith tidak dapat memenuhi panggilan Bareskrim Polri pada hari Senin, (3/11/2018).

Baca: GMIM Pniel Bahu Rayakan Ibadah Menyambut Natal

Habib Bahar bin Smith mengatakan jika pihaknya baru menerima surat itu pada sore hari.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved