Dinkes Sulut Dapati Berat Badan Petra di Bawah Normal

Kadis Kesehatan Sulut Debbie Kalalo melalui Kabid Rima Lolong membeberkan, dia sudah turun untuk mengecek dugaan gizi buruk yang dialami oleh Petra

Dinkes Sulut Dapati Berat Badan Petra di Bawah Normal
Tribun manado/Arthur Rompis
Petra Ismail 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kadis Kesehatan Sulut Debbie Kalalo melalui Kabid Rima Lolong membeberkan, pihaknya sudah turun untuk mengecek dugaan gizi buruk yang dialami oleh Petra, bocah berusia 6 tahun penderita down syndrome.

"Kami sudah cek pasca pemberitaan tentang anak itu, " kata dia kepada tribunmanado.co.id via WA Selasa malam.

Rima mengatakan, hasil pengecakan berat badan anak tersebut memang di bawah normal.

Ia juga diketahui mengalami down syndrome. "Tapi belum ada dari dokter mengenai apa penyakitnya, masih sedang diperiksa," kata dia.

Ia menyatakan tim dinas kesehatan akan turun kembali untuk mengecek kondisi Petra.

Baca: Derita Petra Ismail, Bocah Penderita Gizi Buruk, Ortu Pisah dan Dirawat Oma Sakit-sakitan

Baca: Kisah Petra Ismail, Bocah 6 Tahun Penderita Gizi Buruk yang Menuai Empati Netizen

Baca: Petra Ismail, Bocah Penderita Gizi Buruk Dibawa Ke Rumah Sakit Pakai Ojek

Seperti diberitakan tribunmanado.co.id, Petra Ismail (6),
selain diduga mengidap autisme, bocah ini juga mengalami gizi buruk.

Tubuhnya kurus kering. Selama beberapa hari ini, ia mengalami demam tinggi.

"Pagi tadi dia sudah dibawa omanya ke rumah sakit AURI," kata Fransisca Umboh, tante dari Petra Ismail kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (4/12) pagi.

Ungkap Fransisca, selama ini Petra hanya dirawat omanya, Meita Lolong.

Meita, lanjutnya, dalam kondisi sakit sakitan. Sedangkan orang tua Petra sudah berpisah.

Ibunya kini bekerja di Ternate. "Ia berupaya selalu kirim uang untuk membiayai anaknya, tapi tak pernah cukup," kata dia.

Fransisca menuturkan, semua barang milik keluarga sudah dijual untuk membiayai pengobatan Petra. Yang tersisa tinggal televisi.

"Tadi malam ibunya telepon katanya sudah tak tahu lagi harus jual apa," kata dia. Ia memohon agar
ada pihak yang terketuk hatinya melihat penderitaan Petra.

"Jika ada kami berterima kasih, kami tak bisa balas tapi tuhan pasti balas, " kata dia.

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved