Tim Saber Pungli Kota Manado Sering Dapat Aduan Pungli di Sekolah dan Puskesmas

Tim saber pungli Kota Manado banyak mendapat pengaduan dan laporan dugaan pungutan liar yang terjadi di sejumlah instansi maupun lembaga

Tim Saber Pungli Kota Manado Sering Dapat Aduan Pungli di Sekolah dan Puskesmas
Istimewa
Tim Saber Pungli di Manado 

Tim Saber Pungli Kota Manado Sering Dapat Aduan Pungli di Sekolah dan Puskesmas

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tim saber pungli Kota Manado banyak mendapat pengaduan dan laporan dugaan pungutan liar yang terjadi di sejumlah instansi maupun lembaga.

"Kami banyak mendapatkan laporan dugaan pungli yang dilakukan di sekolah dan puskesmas," ujar Wakil Ketua Tim Saber Pungli Kota Manado Hans Tinangon, akhir pekan lalu.

Laporan dan pengaduan ini lebih banyak berasal dari kalangan orangtua siswa di sejumlah sekolah, juga dari masyarakat yang merasa pelayanan kesehatan tidak maksimal yang dilakukan tenaga kesehatan di tingkat puskesmas. "Tahun 2017 lalu sudah ada dua oknum ASN yang di proses hingga ke pengadilan," ujarnya.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, setelah dua tahun terbentuknya Tim Saber Pungli Kota Manado, eksistensi dalam melaksanakan tugas-tugas pencegahan terhadap aksi pungutan liar di kalangan ASN di jajaran Pemkot maupun lembaga lainnya, harus terus dipertahankan.

"Di tahun kedua ini, tim saber pungli harus lebih eksis. Kita lakukan dalam tindakan representatif atau pencegahan, mudah-mudahan itu tidak terjadi di kalangan ASN Pemkot Manado. Banyak hal yang perlu dibicarakan dalam konsolidasi tim saber pungli, khususnya sosialisasi hingga ke tingkat kelurahan hingga pihak-pihak sekolah," ujarnya.

Baca: Buka Rakor Saber Pungli, Wagub Ungkap 138 PNS Terlibat Masalah Hukum

Baca: Buka Sosialisasi Saber Pungli, Wakapolres Apresiasi Bupati Boltim

Selain pencegahan harus pula ditindak lanjuti dengan penindakan untuk menimbulkan efek jera. "Dan jika sudah terus menerus dalam upaya pencegahan, maka ke depan harus ada penindakan. Karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa, maka kerja dengan hati dan takut akan Tuhan. Ke depan tidak ada tawar-menawar, soal pemberantasan Pungli. Jadi upaya pencegahan terus dilakukan, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati atau sudah terjerumus ke hal yang merugikan banyak pihak," ujarnya.

Orang nomor satu di Manado itu mengingatkan tim seber pungli agar menindak tegas mereka yang hanya memperkaya diri sendiri maupun bersama-sama.

"Jangan ada unsur memperkaya diri sendiri maupun bersama-sama, kalau sebelumnya masih tahap teguran ke depan sudah pasti akan berproses hukum," jelasnya. (fin)

Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved