Kepala Dinas Pendidikan Bolsel Rikson Paputungan Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Rikson Paputungan, mendukung program jaksa masuk sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Bolsel Rikson Paputungan Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah
Tribun manado / Felix Tendeken
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah 

Kepala Dinas Pendidikan Bolsel Rikson Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Rikson Paputungan, mendukung program jaksa masuk sekolah.

Hal tersebut diutarakan oleh Rikson, Minggu (2/12) di sela-sela aktivitas kerjanya.

Kata dia, program tersebut sangat penting dan layak dilaksankan di seluruh sekolah yang ada di Bolsel mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Umum (SMU).

"Pembekalan hukum bagi anak-anak secara dini sangatlah penting. Sehingga mereka tidak akan melakukan hal-hal yang melanggar atau melawan hukum," jelasnya.

Kata dia, di usia ini banyak hal-hal negatif yang rentan terjadi sehingga perlu bimbingan hukum dari para penegak hukum.

Baca: BPBD Imbau Warga Bolsel Waspada Bencana

Baca: Sekda Bolsel Marzansius Arvan Ohy Buka Lomba Lari Marathon 10 Kilometer

"Belum lama ini sosialisasi yang sama digelar di SMP Negeri Adow yang dipimpin langsung oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabri) Dumoga Sumarni Larape," jelasnya.

Kata dia, ada beberapa materi yang diberikan oleh para penegak hukum ini di antaranya bahaya penggunaan narkoba, pelecehan seksual, dan lain sebagainya.

"Dengan harapan mereka akan terhindar dari masalah-masalah tersebut," jelasnya.

Senada disampaikan oleh I Nengah Adi Kusuma yang merupakan Kepala Sekolah SMP Negeri Adow, bahwa apa yang dilaksanakan sangat positif dalam rangka pembentukan karakter.

"Belum lama ini siswa yang kita ikut sertakan dalam kegiatan ini mulai dari kelas VII, VIII dan IX. Mereka antusias mengikuti kegiatan ini," jelasnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kacabri Sumarni Larape, pihaknya gencar turun sekolah lewat program tersebut dan memberikan berbagai materi tentang pelanggaran hukum serta sanksinya.

"Sengaja kami laksanakan program ini untuk mengajarkan para pelajar akan pentingnya pengetahuan hukum," jelasnya.

Kata dia, pengenalan hukum tidak cukup disampaikan oleh orangtua harus dilakukan sejak dini mulai dari bangku sekolah.

"Kalau mereka sudah kenal hukum tentu mereka juga akan berusaha menghindar dari jeratan hukum mulai saat ini sampai dewasa nanti," tandasnya. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved