GMIM Syaloom Tontalete Gelar Ibadah Menyambut Natal, Gubernur Pesan Jangan Jadi Penyebar Hoaks

Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Syaloom Tontalete Wilayah Kema, Minahasa Utara (Minut) merayakan ibadah menyambut Natal Yesus Kristus

GMIM Syaloom Tontalete Gelar Ibadah Menyambut Natal, Gubernur Pesan Jangan Jadi Penyebar Hoaks
Tribun manado / Christian Wayongkere
Clay Dondokambey, Karo Umum dan Protokol Setda Provinsi Sulut mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey di ibadah syukur menyambut Natal Yesus Kristus dan Pentahbisan gedung serbaguna GMIM Syaloom Tontalete 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Syaloom Tontalete Wilayah Kema, Minahasa Utara (Minut) merayakan ibadah menyambut Natal Yesus Kristus dirangkaikan dengan pantahbisan gedung serba guna, Minggu (2/12/2018).

Dalam syukur itu dilakukan pengguntingan pita gedung serba guna kemudian ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Hein Arina.

Perayaan Natal Menyambut Natal Yesus Kristus dan Pentahbisan Gedung Serba Guna GMIM Syaloom Tontalete Wilayah Kema, Minahasa Utara (Minut), menjadi istimewa dengan hadirnya Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey yang diwakili Clay Dondokambey, Kepala Biro (Karo) Umum dan Protokol Setda Provinsi Sulut.

Usai pelaksanan ibadah, Clay menyampaikan sambutan Pemerintah Provinsi Sulut dan meneruskan bantuan pemerintah untuk jemaat GMIM Syaloom Tontalete Wilayah Kema sebesar Rp 10 juta.

"Semoga firman Tuhan akan menyemangati dan cerahkan kita semua, untuk menjadi berkat saat ini hingga ke anak cucu supaya lewat bekal firman Tuhan kan membangun masa depan mereka," kata Dondokambey saat menyampaikan sambutan.

Baca: Ibadah Menyambut Natal Yesus Kristus, Dokter Maxi Minta Orang Tua Jadi Panutan

Baca: Inilah Kegiatan Selama Bazaar Natal dan Kampung Kuliner

Dalam rangkaian ibada syukur menyambut Natal,Clay menyampaikan pesan pemerintah provinsi Sulut kepada masyarakat dalam menyambut hari raya umat Kristiani.

Di mana mulai tanggal 1 Desember, telah dicanangkan kegiatan akbar Christmas Festival berlangsung sepanjang bulan Desember 2018.

"Christmas Festival sudah mulai dilaksanakan dicanangkan usai ibadah Oikumene dan dicanangkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasona Laoly," tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulut mengajak warga jemaat dan masyarakat, dalam mengawali bulan penuh syukur ini dengan doa, undang tuhan dan jemaat hadir menyambut kelahiran sang juru selamat dalam berkehidupan harus mengedepankan Tuhan.

"Bukan seremonial menyambut Natal, melainkan makna yang dikandung di dalamnya bahwa Provinsi Sulut cinta damai dan takut akan Tuhan," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved