Travel

Begini Cara Menginap di Rumah Pohon Molenteng Bali

Menikmati pemandangan matahari terbit dari tebing batu dapat anda dapatkan jika menginap di Rumah Pohon Molenteng, Raja Lima, Nusa Penida, Bali

Begini Cara Menginap di Rumah Pohon Molenteng Bali
traveltodayindonesia.com
Wisata alam Raja Lima atau Rumah Pohon Molenteng yang terletak di Pejukutan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menikmati pemandangan matahari terbit dari atas tebing batu yang berlatarkan laut berwarna biru dan pantai berpasir putih tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Baca: Mencari Destinasi Wisata Tradisional Hingga yang Kekinian? ke Korea Saja

Pengalaman semacam ini yang akan anda dapatkan jika anda menginap di Rumah Pohon Molenteng yang terletak di kawasan wisata Raja Lima, Nusa Penida, Bali.

Lalu bagaimana caranya agar dapat menginap di Rumah Pohon Molenteng?

a

Putu Reza, pemandu wisata Kompas.com dan tim media Pegipegi bertajuk "Jelajahi Indonesiamu" baru-baru ini membagikan tips menginap di Rumah Pohon Molenteng.

Ia mengatakan, di Raja Lima tersedia tiga unit rumah panggung yang dapat disewa untuk menginap, salah satunya berbentuk rumah pohon.

"Untuk menyewa rumah-rumah panggung ini tarif sewanya Rp 500.000 per malam. Harganya sama. Tapi rumah pohon memang yang paling diminati kerena dari sana kita bisa langsung melihat pemandangan matahari terbit," ujar Putu.

Baca: Asyiknya Pergi ke Korea Selatan Kala Musim Salju

Putu mengatakan, setiap rumah panggung dan rumah pohon berkapasitas 2 orang saja. Ada satu toilet umum yang disediakna di sisi selatan rumah panggung.

"Harga ini tidak termasuk makan ya. Ada warung yang letaknya di tebing dekat pintu masuk kawasan. Tapi biasanya penjual mau mengantarkan makanan ke bawah. Jadi sebelum menginap lebih baik bertukar nomor dan buat kesepakatan dulu dengan pemilik warung," papar Putu.

a

Menurut Putu penginapan Rumah Pohon Molenteng ini cukup diminati wisatawan. Ia menyarankan wisatawan melakukan pemesanan terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan kamar.

"Sekadar informasi saja, sampai Februari 2019 kamar sudah habis terpesan. Jadi memang banyak sekali peminatnya," kata Putu.

Halaman
12
Editor: Alex Bryan Tarore
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved