Nilai Ekspor Nonmigas Sulut Turun

Nilai ekspor nonmigas Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Oktober 2018, tercatat sebesar US Dollar 73,01 juta, mengalami penurunan nilai FOB

Nilai Ekspor Nonmigas Sulut Turun
ilustrasi
Makanan nabati seperti tempe dan tahu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.OC.ID, MANADO - Nilai ekspor nonmigas Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Oktober 2018, tercatat sebesar US Dollar 73,01 juta, mengalami penurunan nilai FOB sebesar 5,55 persen dibandingkan September 2018 yang senilai US Dollar 77,30 juta.

Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2017 mengalami kenaikan signifikan, sebesar 25,17 persen.

Baca: Ini Fasilitas Baru di Siloam Hospital Manado

Komoditas ekspor nonmigas terbesar pada Oktober 2018 tetap diduduki oleh lemak dan minyak hewan atau nabati, yakni senilai US Dollar 35,08 juta (48,05% dari total ekspor).

"Belum mengubah komoditi dominan sepanjang catatan tahun 2018 ini," jelas Ateng Hartono Kepala BPS Sulut, Selasa (27/11/2018).

Baca: Bupati Bolsel Pukul Gong Pencanangan Kampung KB Dibuka

Dilihat dari golongan barang HS2 digit, kontributor tertinggi masih diduduki oleh komoditi lemak dan minyak hewani atau nabati, meskipun pada bulan Oktober terjadi penurunan share menjadi 48,05 persen, dibandingkan dengan pada bulan yang lalu yang hampir mencapai 51,29 persen.

Baca: Dosen dan Mahasiswa UDK Unjuk Rasa Ganti Rektor

Golongan barang tersebut diekspor ke 7 (tujuh) negara tujuan, yaitu China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Belanda, Singapura dan Amerika Serikat.

"Nilai ekspor dari golongan barang ini mengalami penurunan nilai FOB sebesar 3,02 persen dari bulan sebelumnya," jelas dia.

Baca: Realisasi PAD Bolsel Sudah Lebih dari Setengah

Produk yang menjadi komoditas ekspor unggulan adalah produk olahan kelapa seperti VCO, kopra dan minyak kelapa, dengan perusahaan industri yang tersebar di Kabupaten/Kota Sulawesi Utara.

Baca: Kopda Rusmanto Bantu Petani Bajak Sawah

Bahan baku industri pengolahan penghasil komoditi ini berasal dari daerah sekitar provinsi Sulawesi Utara, disamping hasil perkebunan lokal Bumi Nyiur Melambai. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved