Isu Agama di Tahun Politik Jadi Ancaman Demokrasi

Isu agama yang dapat mengganggu kehidupan sosial dalam masyarakat sehingga bisa berpengaruh dalam urusan demokrasi

Isu Agama di Tahun Politik Jadi Ancaman Demokrasi
Tribun manado / Andreas Ruaw
Focus Group Group Discusssion bertema Tantangan Keberagaman di Tahun Politik yang berlangsung di Cafe EatBoss, Selasa (27/11). 

TRIBUMANADO.CO.ID, MANADO - Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jeirry Sumampouw, menjadi pembicara pada Focus Group Group Discusssion bertema Tantangan Keberagaman di Tahun Politik yang berlangsung di Cafe EatBoss, Selasa (27/11).

Dalam sesinya, Jeirry mengatakan soal bahaya pengaruh isu-isu agama terhadap sikap sosial berdemokrasi dalam masyarakat Indonesia.

"Isu agama yang dapat mengganggu kehidupan sosial dalam masyarakat sehingga bisa berpengaruh dalam urusan demokrasi," tandasnya.

Baca: Sambut Pemilu 2019, Hindari Ujaran Kebencian dan Politisasi Agama

Diskusi yang diselenggarakan dal rangka memperingati Hari Toleransi Internasional ini bertujuan untuk menyikapi kesadaran publik terhadap cara menanggapi penyelenggaraan pemilu tahun depan.

Selain Jeirry Sumampouw FGD ini juga mengundang sejumlah narasumber daerah di antaranya Wakil Rektor III Unsrat Drs Ronny Gosal MSi, Putri Pariwisata Indonesia 2016 Louis Tangel, Dilirektur HRWG Muhammad Hafiz dan PKUB Wawan Djunaedi.

Pada kegiatan ini pula diikuti oleh peserta tokoh akademisi, organisasi kemahasiswaan juga tokoh agama, dengan model diskusi berupa tanya jawab dan saling mengutarakan pendapan antar-peserta kepada pembicara.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved