Assoka Ingin Tertibkan Taksi Online

Mereka meminta agar taksi online harus dihentikan, karena dinilai merugikan para Supir Angkutan trayek Kampus Unima dan sekitarnya.

Assoka Ingin Tertibkan Taksi Online
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Assoka Ingin Tertibkan Taksi Online 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Pengurus Asosiasi Sopir kampus (Assoka) gelar aksi mogok kerja, Senin (26/11/2018).

Mereka meminta agar taksi online harus dihentikan, karena dinilai merugikan para Supir Angkutan trayek Kampus Unima dan sekitarnya.

Demikian disampaikan oleh Ketua Bus Tondano-Manado, begitu juga Ketua Assoka Steven Makaenas, meminta kepada pihak Unima untuk tidak mengijinkan taksi online beroperasi di Wilayah Kampus Unima, Minahasa, Sulawesi Utara.

“Kalau tidak ada jawaban instansi terkait yang berkompeten, kami akan mogok sampai ada jawaban dari pihak yang berkompeten,” ungkapnya.

Sementara itu, dari pihak Kepolisian Polres Minahasa, Kasat Lantas, AKP Ruddy Repi mengatakan, selagi mereka tertib dan tidak mengganggu arus lalulintas, itu tidak masalah.

"Oleh karena itu kami dari pihak kepolisian sudah menyiapkan bus untuk mengangkut mahasiswa yang menuju ke Universitas masing-masing bersama pihak Dinas perhubungan, dengan tujuan menetralisir menyangkut penumpang yang ada di Wilayah Kabupaten Minahasa lebih khusus Mahasiswa,” ujarnya.

Juga ketika ditemui, Camat Tondano Selatan mengatakan, Robert Ratulangi mengatakan selagi aksi mereka tidak menyalahi aturan, kenapa tidak.

Tetapi bila aksi mereka menyalahi aturan atau merugikan banyak orang maka itu sangat tidak baik.

Namun sayangnya, sejumlah Mahasiswa yakni Angel, menyayangkan kejadian ini, karena malah dianggap merugikan pengguna Angkutan Mikro

"Kalau saya kedua angkutan online baik mikro juga membantu saya pergi ke kampus," kata mahasiswi semester VI ini.(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved