Logistik Menjadi Tantangan E-commerce

Perkembangan teknologi dan penetrasi internet yang pesat mendorong berkembangnya bisnis belanja daring alias e-commerce

Logistik Menjadi Tantangan E-commerce
(KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN via Kompas.com)
Bow P Mahatharadol, Head Corporate Development Shopee Thailand pada acara Seller Exchange di Kantor Shopee Thailand, Bangkok, Jumat (23/11/2018). 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, BANGKOK - Perkembangan teknologi dan penetrasi internet yang pesat mendorong berkembangnya bisnis belanja daring alias e-commerce. Ini khususnya terjadi di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Thailand yang merupakan pasar terbesar sektor ekonomi baru ini.

Peningkatan penetrasi internet membuat konsumen memiliki beragam pilihan untuk membeli barang-barang kebutuhannya melalui platform e-commerce. Tidak hanya itu, e-commerce juga memberi kesempatan bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) untuk menjual produknya tanpa batas geografis.

Meskipun demikian, perkembangan e-commerce yang sangat pesat tersebut masih menemui sejumlah kendala. Bow P Mahatharadol, Head Corporate Development Shopee Thailand menyebut, salah satu kendala yang dimaksud adalah dari aspek logistik.

Hal tersebut terjadi di Thailand maupun di Indonesia. Bagi Shopee Thailand, hal yang menjadi aspek penting adalah memastikan konsumen dapat berbelanja dengan nyaman dan barang yang dipesan pun terkirim ke tempat tujuan dengan kondisi baik.

Baca: BLACKPINK Akan Meriahkan Ulang Tahun Shopee yang Ke - 3

Oleh sebab itu, ujar Mahatharadol, Shopee Thailand menggandeng perusahaan-perusahaan logistik dengan reputasi baik di Negeri Gajah Putih tersebut. Saat ini, Shopee Thailand telah bekerja sama dengan tiga perusahaan logistik terkemuka.

"Shopee bekerja sama dengan Thailand Post, Kerry Logistics, dan DHL. Kerry Logistics baru masuk ke Thailand lima tahun lalu, namun perkembangan (bisnisnya) sangat pesat," kata Mahatharadol di Kantor Shopee Thailand di Bangkok, Jumat (23/11/2018).

Tidak hanya itu, perusahaan-perusahaan logistik tersebut juga menjemput barang yang dipesan konsumen dari penjual. Sehingga, penjual dapat menjual produk mereka dengan nyaman dan lebih mudah.

Senada dengan Mahatharadol, Marketing Manager Shopee Indonesia Monica Vionna mengungkapkan, aspek logistik juga menjadi tantangan tersendiri bagi e-commerce di Indonesia. Sebab, kondisi geografis Indonesia adalah kepulauan yang terdiri dari belasan ribu pulau.

"Indonesia itu besar, pulau-pulau lagi, jadi logistik menjadi tantangan," ungkap Monica.

Dengan kondisi tersebut, tidak mudah bagi penjual untuk mengirim barang yang dipesan konsumen dari pulau yang berbeda, yang bisa saja letaknya jauh. Untuk mengatasinya, Shopee pun telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan logistik di Tanah Air.

"Shopee memiliki sistem logistik terintegrasi in-app dan bermitra dengan perusahaan-perusahaan logistik terkemuka untuk melayani pengiriman barang ke seluruh Indonesia," sebut Monica.

Artikel di tribunmanado.co.id ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Logistik Jadi Tantangan E-commerce"

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved