Talawaan Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Untuk desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan diberikan bantuan fasilitas umum.

Talawaan Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Desa Talawaan Minahasa Utara, Sulawesi Utara, sebagai Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Peresmian dan pencanangan pun dilakukan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TALAWAAN - Desa Talawaan Kecamatan Talawaan Kabuaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diresmikan dan dicanangkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Sabtu (24/11/2018).

Bupati Minut Vonnie Panambunan yang diwakili sekretaris daerah Jimmy Kuhu memukul tambor, yang dipegang
Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Adi Safa kepala Bidang pemasaran sebagai pertanda peresmian dan pencanangan di sebuah lapangan di jaga VIII.

"Desa Talawaan sudah memenuhi ketentuan seperti melihat potensi daerah desa, di Talawaan sangat produktif di bidang pertanian. Kemudian syarat lainnya ada objek wisata dan kriteria lainnya," tutur Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Adi Safa kepala Bidang pemasaran.

Untuk desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan diberikan bantuan fasilitas umum, untuk pemerintah desa.

Seperti yang dilakukan di Desa Talawaan BPJS Ketenagakerjaan bibit pohon Duku atau Langsa dan bantu pembuatan tugu nama lapangan.

Melalui momentum peresmian dan pencanangan BPJS Ketenagakerjaan bersama pemerintah kabupaten dan desa setempat melakukan, penandatanganan prasasti, penyerahan memorandum of understanding, penyerahan sertifikat dan kartu peserta.

Adi Safa kepala Bidang pemasaran menjelaskan, desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan di Sulut hanya tiga, di Talawaan Minut, Koha Barat Minahasa dan satu desa di Kota Kotamobagu.

Ada beberapa desa yang ingin jadi percontohan, seperti di Sangihe mengusulkan untuk menjadi desa sadar sudah ditentukan di awal tahun.

"Kenapa mulai dari desa? Karena pekerja informal banyak tersebar di desa. Struktur pekerja di Indonesia 60 persen pekerja Informasl dan 40 persen pekerja formal, 60 persen itu mayoritas berada di Desa sehingga mulai edukasi dan berikan pemahaman," jelasnya.

Lanjut dia, jaminan sosial Ketenagakerjaan di desa sadar, fokus tiga program. Pertama jaminan kecelakaan kerja saat melakukan aktivitas pekerjaan.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved