Satresnarkoba Polresta Manado Gagalkan Penyelundupan 2.160 Liter Captikus ke Sangihe

Satresnarkoba Polresta Manado menggagalkan upaya penyelundupan 2.160 botol miras jenis cap tikus ke wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe

Satresnarkoba Polresta Manado Gagalkan Penyelundupan 2.160 Liter Captikus ke Sangihe
IST
Satresnarkoba Polresta Manado Gagalkan Penyelundupan 2.160 Liter Captikus ke Sangihe 

Satresnarkoba Polresta Manado Gagalkan Penyelundupan 2.160 Liter Captikus ke Sangihe

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Manado menggagalkan upaya penyelundupan 2.160 botol minuman keras (miras) jenis cap tikus ke wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (22/11/2018) sekitar pukul 22.00 Wita.

Barang bukti ditemukan oleh Tim II Satresnarkoba saat menggerebek rumah milik AGDS alias Agus (50), warga Kecamatan Mapanget.

Penangkapan ini berawal ketika tim II mendapatkan informasi jika di rumah Agus sering digunakan sebagai penampungan miras jenis captikus.

Polisi kemudian menggerebek rumah Agus dan mendapatkan 108 kardus air mineral yang isinya adalah captikus.

Kepasa polisi Agus mengaku, captikus tersebut milik pria berinisial BT alias Bertje yang akan dibawa ke Sangihe melalui Pelabuhan Feri Desa Munte, Minahasa Utara.

Baca: Begini Keseharian Pesumo di Jepang, Lebih Tenar dari Perdana Menteri, Identik Istri Cantik

Baca: Parasit Kembar Siam Ini Selamatkan Hidup Saudaranya dengan Menyumbang Bagian Tubuhnya

Baca: LO Sibuk Antar Peserta ke Akomodasi

Baca: Mabuk dan Hendak Bunuh Diri, Wanita Warga Paal Dua Loncat dari Lantai 3

"Barang bukti ini sudah seminggu di rumah saya," ujar pria 2 anak itu.

Tugas Agus adalah mengisi captikus tersebut ke dalam botol.

"Saya diberi upah Rp 500 perbotolnya," ucap Agus.

Minuman tersebut lalu disita oleh polisi.

Kasat Narkoba Polresta Manado Kompol Dodi Haryansah mengaku penangkan tersebut atas informasi warga.

“Barang bukti telah diamankan di Mapolresta untuk penanganan lebih lanjut. Sementara pemilik cap tikus diketahui merupakan oknum Mualim II di salah satu Kapal Feri," pungkasnya. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Ferra Faradila Rizki
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved