Xiaomi Ambil Alih Bisnis Ponsel Meitu, Pengembang Aplikasi Selfie

Produsen smartphone asal China Meitu mengumumkan bahwa Xiaomi telah mengakuisisi bisnis hardware (ponsel) mereka.

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Ponsel Meitu, Pengembang Aplikasi Selfie
Istimewa
Aplikasi Meitu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Produsen smartphone asal China Meitu mengumumkan bahwa Xiaomi telah mengakuisisi bisnis hardware (ponsel) mereka.

Meitu sendiri juga diketahui memiliki bisnis software (aplikasi selfie), namun tidak termasuk dalam akuisisi Xiaomi.

Akuisisi ini diumumkan setelah hasil demografi terbaru, mencatat jika pengguna ponsel wanita memiliki pertumbuhan pendapatan impresif, yakni sebesar 49 persen di kuartal III-2018.

Baca: Saham Apple, Amazon, dan Facebook Berguguran, Ada Apa?

Baca: Membandingkan Xiaomi Redmi Note 6 dan Redmi Note 5 AI, Apa Bedanya?

Xiaomi akan bertanggungjawab dalam segi desain, riset dan pengembangan (R&D), serta penjualan ponsel Meitu.

Sementara untuk software kamera dan aplikasi edit foto, Meitu masih terlibat di dalamnya. Untuk Xiaomi sendiri, akuisisi ini akan mendorong produksi smartphone, yang akan fokus pada kamera selfie.

Dilansir KompasTekno dari The Verge, Rabu (21/11/2018), Meitu mengatakan jika tujuan akuisisi ini adalah untuk menginspirasi lebih banyak orang untuk mengekspresikan kecantikan mereka.

Baca: Apple Akui MacBook Pro dan iPhone X Bermasalah, Tawarkan Perbaikan ke Konsumen

Sementara dari sisi korporat, para petinggi yakin jika Strategic Cooperation Agreement yang dicanangkan akan mempercepat langkah mereka dalam tujuan yang mereka targetkan.

Meitu akan membayar 10 persen dari keuntungan semua ponsel yang terjual oleh Xiaomi, dengan minimal jaminan pembayaran 10 juta dollar AS (Rp 146 miliar) per tahun. Untuk produk pintar lainnya akan dipotong 15 persen.

Meitu sejatinya bukanlah pemain besar dalam industri smartphone. Perusahaan itu hanya menjual total 3,5 juta perangkat dalam lima tahun bisnis hardwarenya berjalan.

Dengan menggandeng Xioami, mereka yakin bahwa Xiaomi adalah mitra terbaik untuk mempercepat pergerakan bisnis ponsel mereka mendatang.

Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved