Petani Kopra di Bolmong Merugi, Giroth Minta Pemerintah Segera Carikan Solusi

Petani koprah di Bolaang Mongondow (Bolmong) mengeluhkan anjloknya harga komoditas kopra. Hal tersebut membuat petani kelapa atau kopra merasa rugi.

Petani Kopra di Bolmong Merugi, Giroth Minta Pemerintah Segera Carikan Solusi
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Warga saat mengupas buah kelapa 

TRIBUNMANADO.CO,ID, LOLAK - Petani koprah di Bolaang Mongondow (Bolmong) mengeluhkan anjloknya harga komoditas kopra.

Hal tersebut membuat petani kelapa atau kopra merasa rugi.

Baca: BREAKING NEWS: Kota Manado Diguncang Gempa 5,3 Skala Richter, Pusat Gempanya Berada Disini!

Marshal Datundugon satu diantara petani kopra di Bolmong berkata kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (20/11/2018) bahwa harga kopra sudah 2 kali turun dan kami sebagai petani merasakan dampaknya.

Baca: Kemenag Bolmong Berikan Bimbingan Pranikah untuk 20 Pasang Calon Pengantin

"Kami berharap ada perhatian pemerintah terkait anjloknya harga kopra," ucapnya.

Menurutnya, persoalan ini sudah berlangsung lama. Bahkan sudah dua kali panen, tapi harga kopra justru terus mengalami penurunan.

Panen sebelumnya, sekitar empat bulan lalu harga kopra turun dari Rp 5.000 menjadi Rp 4.100 perkilo.

Baca: Bakorcab Fokusmaker Manado Resmi Dilantik

Panen terakhir sekitar dua minggu lalu tinggal Rp 2.800 perkilo.

"Melihat kondisi tersebut kami petani sangat merasakan dampaknya dan sudah pasti rugi," ungkap Marsal.

Ia menuturkan, biaya operasionalnya mengelola kelapa itu untuk bayar biaya panjat saja sudah Rp 5.000 per pohon. Belum lagi dipotong harga lain-lain.

Baca: Nevalia, Tirsya, dan Floressita Bangga Menari Kabela

"Jadi kami meminta pemerintah bisa mengatasi permasalahan tersebut demi kami petani kelapa," ungkapnya yang memiliki perkebunan di wilayah Mengkang.

Terpisah, Anggota Dewan Bolmong Robby Giroth meminta kepada pemerintah untuk segera mencari solusi. "Jangan hanya kalau ada kepentingan baru pemerintah memperhatikan petani. Jadi pemerintah wajib mencari jalan keluar secepatnya," pintanya.

Petani menjerit atas anjloknya harga kopra jadi harus segera diselesaikan. Apalagi masuk tahun politik, jadi jangan sampai ada dimanfaatkan mengais kepentingan. (Kel)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved