Persoalan Eks Karyawan dan PT KKP Belum Menemukan Titik Terang

Padahal sebelumnya telah terjadwal bahwa pada hari Selasa (21/11/2018) ini akan ada pertemuan ulang untuk mendengarkan jawaban dari PT KKP kepada eks

Persoalan Eks Karyawan dan PT KKP Belum Menemukan Titik Terang
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Pertemuan eks Karyawan PT KKP dan Perusahaanya belum lama ini 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Pemecatan 75 orang eks karyawan Perseroan Terbatas Kawanua Kairupan Pantera (PT KKP) dengan pemberian sekali pesangon sampai saat ini tak kunjung menemukan titik terang. Bahkan sampai saat ini eks karyawan masih ngotot menuntut agar pesangon dibayarkan dua kali.

Baca: Wawali Nayodo Ajak Masyarakat Belajar Budaya Bersama

Padahal sebelumnya telah terjadwal bahwa pada hari Selasa (21/11/2018) ini akan ada pertemuan ulang untuk mendengarkan jawaban dari PT KKP kepada eks karyawan.

"Jadi pertemuan hari ini belum jadi ditunda nanti Senin pekan depan karena DPRD banyak agenda. Kami sudah sampaikan secara lisan kepada kedua belah pihak dan surat penundaan nanti menyusul," kata Kabag Fasilitasi Merlyn Kaunang.

Baca: Dada Pria Minut Bocor Ditikam Saat Miras di Malalayang

Seperti yang diketahui sebelumnya saat difasilitasi oleh DPRD Bolsel kedua belah pihak mengaku memegang aturan sesuai Undang-Undang (UU) Ketenaga Kerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 164. Tapi perusahan menerapkan Pada 1, sedangkan eks karyawan yang menjadi korban PHK menuntut dengan pasal 3 UU yang sama.

Eks karyawan tetap berpegang teguh pada Pasal 3 karena mereka mengklaim perusahan tidak lagi memenuhi unsur-unsur dalam penerapan Ayat 1 UU Ketenaga Kerjaan Pasal 164 dalam mem-PHK karyawannya.

Baca: Ingin Lestarikan Budaya, Sutasih Mokodompit Terus Berlatih Tarian Adat

"Perusahan mengacu pada Pasal 1, tapi tidak memenuhi ketentuan yang diatur pada Pasal 2 pada saat mem-PHK kami. Sampai sekarang juga perusahan belum menyampaikan laporan keuangan dua tahun berturut-turut yang telah diaudit oleh akuntan publik sebagaimana yang dijelaskan pada Ayat 2," protes Andrian Gonibala, satu diantara eks karyawan yang ada.

Kata dia, mereka (eks-karyawan) mengaku tidak keberatan dengan keputusan perusahaan yang mem-PHK mereka dengan catatan wajib memberikan hak mereka sesuai dengan perundang-undangan.

"Tidak banyak tuntutan kami, hanya satu berikan hak kami sesuai aturan," pintanya.

Sementara itu Direktur PT KKP Santje Mogie, mem-PHK mantan karyawannya karena perusahaan merugi.

Baca: BREAKING NEWS: Kota Manado Diguncang Gempa 5,3 Skala Richter, Pusat Gempanya Berada Disini!

Halaman
12
Penulis: Felix Tendeken
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved