Penyerang Polisi Ternyata Mantan Polisi, Densus 88 Ambil Alih Kasus Lamongan

Dramatik. Itulah yang terjadi ketika seorang polisi di Lamongan, Jawa Timur, terus mengejar dua orang penyerang

Penyerang Polisi Ternyata Mantan Polisi, Densus 88 Ambil Alih Kasus Lamongan
Screenshot Video via tribun video
Diserang 2 Orang Asing, Polisi Lamongan Kejar Pelaku meski Matanya Terluka 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LAMONGAN – Dramatik. Itulah yang terjadi ketika seorang polisi di Lamongan, Jawa Timur, terus mengejar dua orang penyerang meski mata kanannya terluka parah.

Polisi tersebut, Brigadir Kepala (Bripka) A, terluka akibat terkena kelereng yang dileparkan pelaku menggunakan ketepel, sekira pukul 01.30 WIB, Selasa (20/11).

Para penyerang, ER dan MS, dapat ditangkap setelah sepeda motornya terjatuh ditabrak sepeda motor Bripka A. Untuk menangani lukanya, Bripka A dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

Sebelumnya, korban juga sempat di rawat di RS Muhammadiyah Lamongan. Wakil Kapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Hermanto menjenguk korban di tempat itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut peristiwa itu berawal dari penyerangan terhadap pos polisi lalu lintas di dekat Wisata Bahari Lamongan (WBL), di kawasan Pacitan.

Aksi perusakan itu diketahui oleh Bripka A sehingga dua pelaku kabur ke arah Kota Tuban menggunakan sepeda motor. Bripka A kemudian mengejar para pelaku menggunakan sepeda motor.

"Pada saat dikejar, pelaku menerang Bripka A menggunakan ketepel yang beriisi kelereng. Mata kanan Bripka A terluka akibat terkena kelereng," ujar Dedi. Meski terluka Bripka A terus melakukan pengejaran, hingga sepeda motor pelaku terjatuh setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai polisi itu.

"Sesampainya di Dusun Bongris, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Bripka A menabrakan sepeda motor miliknya ke sepeda motor pelaku sehingga pelaku terjatuh dan bisa diamankan di Polsek Brondong," kata Brigjen Pol Dedi.

Para pelaku dapat ditangkap dan diamankan di Polsek Brondong, selanjutnya dibawa ke Polres Lamongan. "Pelaku dibawa ke Polres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih dalam," tambah Dedi.

Tersangka ER ternyata mantan personel Polri. ER telah dipecat beberapa tahun silam lantaran terbukti melakukan pelanggaran. "Pelaku (ER) adalah pecatan Polres Sidoarjo, sudah dipecat tahun 2004 lalu," ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved