Karyawan Swasta Babak Belur Dianiaya Orang Mabuk

Ricky Wenas (31) warga Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Manado, Sulut terpaksa menyambangi Polresta Manado, Rabu (21/11/2018).

Karyawan Swasta Babak Belur Dianiaya Orang Mabuk
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ricky Wenas (31) warga Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) terpaksa menyambangi Polresta Manado, Rabu (21/11/2018).

Disana karyawan swasta ini melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh orang yang tak dikenalinya.

Baca: Kisah Pemimpin Yahudi dan Toleransi di Sulawesi Utara

Kejadian penganiayaan ini terjadi pada Minggu (18/11/2018) di Kelurahan Malalayang Satu, namun baru dilaporkan hari ini.

Informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat korban sedang asik nongkrong didepan rumah temannya.

Baca: Lima Pemuda Pembuat Keributan Diangkut Tim Paniki

Tiba-tiba datang terlapor yang tidak dikenali korban dalam keadaan mabuk.

Tanpa alasan yang jelas terlapor langsung menganiaya korban secara membabi buta.

Akibatnya korban mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan luka lecet didada.

Baca: Tim Paniki Angkut 14 Remaja yang Hendak buat Keributan di Megamas

Usai menganiaya korban terlapor langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Sementara korban yang sudah babak belur, dibantu temannya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Malalayang Kompol Elia Maramis, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa laporannya memang sudah ada dipihaknya.

"Tapi kami masih menyelidiki kasus ini," tegasnya. (nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved