Tim Akreditasi Selesai Menilai PKM Adow

PKM Adow di Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng), Bolsel, Sulawesi Utara, baru selesai dinilai.

Tim Akreditasi Selesai Menilai PKM Adow
ISTIMEWA
Proses penilaian akreditasi PKM Adow, Bolsel, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TRIBUN - Agar berstandar nasional serta meningkatnya mutu pelayanan, maka seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) diupayakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) segera terakreditasi.

PKM Adow di Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng), Bolsel, Sulawesi Utara, satu di antaranya yang saat ini baru saja selesai proses penilaiannya langsung dari tim Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (KA-FKTP), Minggu (18/11/2018).

Seperti yang diutarakan oleh Kepala Dinkes dr Sadly Mokodongan bawa proses akreditasi harus dilalui oleh setiap PKM dengan tujuan yang sama yaitu meningkatkan kepuasan pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk tahun ini dua PKM yang dijadwalkan dinilai yaitu PKM Adow dan Dumagin baru saja selesai," jelas dokter.

Kata Kadis, proses penilaian pada dua PKM ini berjalan baik dan pihaknya optimis akan terakreditasi sebagaimana yang diharapkan.

Kata dia lagi, selesainya proses penilaian semua atas kerja keras Kepala PKM dan tim pendamping kabupaten yang diketuai oleh Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Saiful Botutihe.

"Terima kasih kepada Kapus beserta seluruh staf Puskesmas," ucapnya.

Sementara itu Narahubung Dinkes Bolsel Seska Badu menuturkan, proses yang dilalui tidaklah mudah apalagi jadwal kunjungan tim Kementrian Kesehatan (Kemenkes) termasuk mendadak.

"Ini semua berkat teman-teman semua tim hingga terselenggara dengan baik," jelasnya.

Akreditasi PKM sendiri kata dia bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat serta mengurangi risiko terjadinya penyakit dan kecelakaan dalam pelayanan.

Menurut dia, sejak awal tahun 2018 penggalangan komitmen dengan lintas sektor terkait terus dilakukan termasuk proses pembimbingan yang dimulai awal Februari sampai dengan November.

Di sisi lain dari pendampingan tersebut ada beberapa hal yang harus diperbaiki di PKM Adow di antaranya ketersediaan SDM, alat kesehatan perlu dilengkapi, pelatihan manajemen untuk KTU dan Kapus, jaringan internet belum memadai, dan tingkat disiplin pegawai.

"Kendala banyak program kegiatan yang dijalankan oleh TOT sehingga waktu pendampingan sedikit maju mundur. Tapi Alhamdulillah akreditasi PKM tetap selesai juga dan berjalan dengan baik," jelasnya.

Tambahnya semua pihak di PKM dengan sudah payah berusaha untuk menyiapkan dokumen yang di tuntut.

"Seperti pokja 1, pokja 2, dan pokja 3. Alhamdulillah semua dokumen bisa disajikan," jelasnya. (Tribun Manado/Felix Tendeken)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved