Kisah Pernikahan Viral
Kisah Cinta Vinda Virginia yang Dinikahi Guru SMP-nya: Awal Jatuh Cinta hingga Pernikahan Jadi Viral
Kisah cinta Erwin Pangaila (34) dan Vinda Virgia Lumentah (20) warga Pakuure Minahasa Selatan menjadi viral di media sosial.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah cinta Erwin Pangaila (34) dan Vinda Virgia Lumentah (20) warga Pakuure Minahasa Selatan menjadi viral di media sosial.
Erwin Pangaila dan Vinda Virginia sudah menikah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El-Shadai Tenga pada 5 Oktober 2018 silam.
Kisah cinta mereka viral, Vinda Virginia merupakan mantan siswa Erwin di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.
Mereka pacaran selama 7 tahun sejak Vinda masih kelas 2 SMP.
Kisah cinta mereka menjadi viral setelah dibagikan puluhan ribu kali dan mendapat banyak tanggapan warganet.
Baca: Viral Kisah Gadis Manado Dinikahi Guru SMP-nya Setelah 7 Tahun Pacaran: Cinta Pertama dan Terakhirku

Berikut tribunmanado.co.id mewawancarai lengkap Erwin Pangaila dan Vinda Virginia di rumah mereka di Pakuure
"Semua hanya kemurahan Tuhan". Kalimat inilah yang pertama terucap dari mulut Erwin Pangaila, lelaki kelahiran 5 Oktober 1984 saat tribunmanado.co.id menyambangi kediamannya di Desa Pakuure, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.
"Selama ini banyak halangan yang kami hadapi dalam menjalin hubungan. Tapi bersyukur Tuhan selalu campur tangan," ucap Ewin sapaannya.
Guru SMP Negeri 2 Tenga ini berkisah, ia dan sang istri, Vinda Virginia hanya berpasrah dengan memanjatkan doa kepada Yang Kuasa.
Di waktu-waktu tertentu juga, keduanya selalu berpuasa.
Perkenalan Ewin dan Vinda terjadi pada tahun 2011. Saat itu Vinda, merupakan murid kelas XIII (2 SMP).
Awalnya Vinda tidak mengenal gurunya (Ewin). Namun pada suatu kesempatan, Vinda kagum melihat sosok Mner Ewin.
"Itu terjadi di Hari Senin, tanggalnya saya sudah lupa. Tapi saat itu ada upacara bendera saya seperti terpesona melihat dia," kata Vinda dengan senyum kecil.
Ternyata bukan hanya Vinda yang terpesona dengan kegantengan dan sikap kalem Mner Ewin. Teman-teman sekelasnya juga mengagumi sosok Mner Ewin.
Keduanya makin kenal dekat satu sama lain saat Mner Ewin mengajar mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) di kelasnya.