Hari Ini PSI Sulut Gelar Noreng Film A Man Called Ahok Secara Gratis

Partai PSI menggelar nonton bareng film A Man Called Ahok bersama Ketua DPW PSI Sulawesi Utara (Sulut) Melky J Pangemanan S.IP, MAP, M.Si hari ini

Hari Ini PSI Sulut Gelar Noreng Film A Man Called Ahok Secara Gratis
ist
Ketua DPW PSI Sulawesi Utara (Sulut) Melky J Pangemanan S.IP, MAP, M.Si 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) nomor urut 11 pada pemilu 2019, kembali menggelar nonton bareng film A Man Called Ahok bersama Ketua DPW PSI Sulawesi Utara (Sulut) Melky J Pangemanan S.IP, MAP, M.Si hari ini Selasa (13/11/2018)‎.

"Nonton film A Man Called Ahok bagi masyarakat Minahasa Utara dan Kota Bitung gratis," kata Pangemanan, Selasa (13/11/2018).

Baca: PSI Sulut Sudah Sebar 1000 Tiket Film Ahok

Nonton bareng film yang diperankan Daniel Mananta sebagai sosok Ahok, akan berlangsung di CGV Grand Kawanua mulai 20.00 sampai selesai.

Meski gratis PSI Sulut meminta kepada calon penonton yang akan nonton bareng agar mengkonfirmasi kehadiran lewat pesan Whatsap dengan format:

Baca: Jumlah Penonton A Man Called Ahok vs Hanum & Rangga, Daniel Bersyukur, Hanum Curahkan Isi Hati

Mengisi nama lengkap, nomor telpon dan alamat lengkap lalu kirim ke 08114341116.

Mengajak masyarakat untuk menonton bersama Film A Man Called Ahok bukan tanpa alasan, sosok Ahok asli di mata Melky Pangemanan adalah seorang yang menginspirasi untuk berkiprah sebagai seorang politisi.

Baca: Srikandi PSI Manado Terinspirasi Kisah Ahok di Film Dokumenternya

"Selain itu pak Ahok merupakan bagian dari berdirinya PSI bahlkan sosok Ahok tetap menginspirasi jutaan orang meski beliau ada di balik jeruji tahanan," ujar Pangemanan.

Lanjut tokoh pemuda dan mantan penatua pemuda ini, sosok pria dari Tanjung Belitung itu sangat lekat dengan dunia politik.

Siapa yang tak setuju bahwa beliau selalu ditampilkan dan diimajinasikan sebagai seorang yang tegas dan berani.

Film A Man Called Ahok
Film A Man Called Ahok ()

Namun dalam Film A Man Called Ahok, justru menampilkan sisi berbeda dari Ahok.

"Ini film yang inspiratif, menceritakan bagaimana karakter pak Ahok yang kuat itu terbentuk karena faktor keluarga dan linglungannya," tandas Pangemanan.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved